Ternyata 5 Alasan ini Penyebabnya, Kenapa Banyak yang Lama Pacaran Tapi Tak Berakhir di Pelaminan?

Pasangan yang berpacaran dalam waktu cukup lama biasanya akan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Namun tak sedikit pula pasangan yang sudah lama

Ternyata 5 Alasan ini Penyebabnya, Kenapa Banyak yang Lama Pacaran Tapi Tak Berakhir di Pelaminan?
jempoljumbo.blogspot.co.id
Ilustrasi.

Sementara itu pasangan yang terburu-buru menikah, rata-rata hanya berpacaran 18 bulan kebanyakan bercerai setelah usia pernikahan lebih dari 7 tahun.

Penelitian lain dari Emory University telah mensurvei lebih dari 3.000 orang di Amerika Serikat yang telah menikah.

Hasilnya adalah pacaran selama 1-2 tahun menurunkan risiko perceraian hingga 20% daripada yang masa pacarannya kurang dari satu tahun.

Pacaran hingga 3 tahun akan lebih besar mengurangi risiko perceraian dan seterusnya.

Jadi menurut penelitian ini, semakin lama waktu pacaran, semakin kecil pula risiko untuk bercerai setelah menikah.

Namun, perlu diingat bahwa lamanya waktu pacaran bukan satu-satunya penentu kelanggengan hubungan.

Hampir semua ahli merekomendasikan setahun sebagai waktu yang sehat untuk pacaran sebelum menikah.

"Saya menyarankan minimal satu tahun agar masing-masing pasangan memiliki pemahaman yang baik dan jelas tentang apa yang mereka cari dari pasangan," kata Stephen J. Betchen, DSW, penulis Magnetic Partners.

John Amodeo, MFT, penulis Dancing with Fire: A Mindful Way to Loving Relationships setuju bahwa kencan satu hingga dua tahun adalah yang paling aman.

Meski demikian, para ahli juga setuju bahwa keberhasilan pernikahan lebih berkaitan dengan kesiapan diri daripada lamanya waktu pacaran.

Halaman
1234
Editor: Bejoroy
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved