Pemisahan Data Sensus Penduduk 10 Tahun Sekali di Tahun 2020, BPS Sumsel Pakai Combine Methode

Badan Pusat Sumsel (BPS) Sumsel bakal melakukan kegiatan rutin sensus penduduk 10 tahun sekali akan segera terselenggara di 2020.

Pemisahan Data Sensus Penduduk 10 Tahun Sekali di Tahun 2020, BPS Sumsel Pakai Combine Methode
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Gubernur Sumsel Herman Deru bersama jajaran BPS Sumsel foto bersama dalam acara Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional BPS Seluruh Indonesia, di Wyndam Hotel Palembang, Selasa (19/2/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Pusat Sumsel (BPS) Sumsel bakal melakukan kegiatan rutin sensus penduduk 10 tahun sekali akan segera terselenggara di 2020.

Dalam proses pencacahan sensus penduduk, ada berabagai persiapan yang bakal dilakukan seperti perektutan SDM selama proses pengumpulan survey dan menggunakan Combine Methode.

Sebelumnya, Sensus penduduk masih menggunakan metode manual atau kertas. Saat ini BPS telah menyiapkan dalam bentuk web.

Berikut Tips Agar Mendapatkan Kehamilan dan Cara Mengatasi Gangguan Kesuburan atau Infertilitas

Ungkapan Jujur Ayah Puput Soal Hubungan Asmara Putrinya dengan Ahok dan Foto Mesra Puput dengan BTP

Membongkar Warisan Zen Syukri, Ulama Besar Palembang, Sosok Karismatik Guru Ngaji SBY

Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M, mengatakan akan ada perubahan yang digunakan dalam sistem sensus penduduk tahun 2020.

Hal ini karena menyesuaikan perkembangan teknologi.

Untuk penggunaan metode combine system, data yang diterima merupakan data gabungan antara manual dengan teknologi.

Tujuannya karena tuntutan berubahnya zaman yang semakin canggih sehingga banyak masyarakat yang semakin sibuk dan mencari data orang-orang semakin susah.

2 Desa di Pagaralam Ini Tak Kunjung Dipasang Lampu Jalan Meskipun Sudah Sering Diajukan

Guru Ngaji TPA di Palembang Bakal Mendapatkan Gaji, Berikut Besaran Gaji Perbulannya

Transaksi Nasabah Bank Sumsel Babel Meningkat 40 Persen, PNS Muaraenim Dapat Hadiah Umroh

" Setiap wilayah kerja telah mengadakan rekrutmen petugas, yang dilakukan oleh BPS kabupaten kota. Dan metode yang digunakan adalah "Combine Methode" dalam pencacahan data 2020," jelasnya dalam acara Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional BPS Seluruh Indonesia, di Wyndam Hotel Palembang, Selasa (19/2/2019).

Ia mengatakan, rekrutmen petugas BPS untuk Palembang juga telah dilaksanakan sejak 7 Februari 2019 lalu, dan pengumuman penerimaan petugas diinformasikan tanggal 20 Februari 2019, di BPS Kota Palembang.

Aplikasi yang akan digunakan dalam Combine Method sendiri seperti google maps, dalam penentuan titik koordinat dan Aplikasi GIS untuk proses pemetaan.

Bank Syariah Mandiri (BSM) Targetkan Jual Emas di Sumsel Babel Mencapai Rp 5,2 Miliar

Satu Keluarga di Palembang Dibacok Membabi Buta Tetangga Sendiri, Ibu Hamil 7 Bulan Ikut Jadi Korban

Zulinto Akui Ada Kelalaian tak Hadiri Rapat PPDB dengan DPRD Palembang

"Kalau dulu kan sensus penduduk masih menggunakan metode manual atau kertas. Nah, Saat ini BPS telah menyiapkan dalam bentuk web, data yang diterima web akan dimasukkan ke dalam handphone lalu disebar ke hp sehingga akan didapatkan hasil," jelasnya.

Kemudian dalam kegiatan statistik yang dilakukan BPS meliputi pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, penganalisisan data, dan penarikan kesimpulan.

Pengumpulan data dilakukan melalui sensus atau survei dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden.

"Proses pengumpulan data di lapangan dilakukan oleh Koordinator Statistik Kecamatan (KSK), pegawai BPS, atau mitra BPS," ungkap Endang.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved