Berita Palembang

Zulinto Akui Ada Kelalaian tak Hadiri Rapat PPDB dengan DPRD Palembang

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto menyampaikan permintaan maaf kepada DPRD Kota Palembang khususnya komisi IV

Zulinto Akui Ada Kelalaian tak Hadiri Rapat PPDB dengan DPRD Palembang
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Kepala Dinas Pendidikan Kota palembang, hamda Zulintho 

Laporan wartawansripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU. COM,  PALEMBANG -- Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto menyampaikan permintaan maaf kepada DPRD Kota Palembang khususnya komisi IV yang membidangi pendidikan atas ketidakhadiran kepala sekolah pada rapat pembahasan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) pada Senin (18/2/2019).

Ia mengakui kelalaian yang dilakukan pihaknya. Sebab undangan itu termasuk ke dalam kantong celana dan tercuci sehingga tak terdistribusi ke kepala sekolah

Menurut dia,  insiden tersebut murni kesalahan stafnya oleh karena itu pihaknya meminta maaf atas kesalahan tersebut. 

"Saya selaku kepala dinas meminta maaf itu ada kelalaian kami," kata Zulinto, Selasa (19/2/2019) seusai rapat pembahasan PPDB di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Palembang Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang.

Satu Keluarga di Palembang Dibacok Membabi Buta Tetangga Sendiri, Ibu Hamil 7 Bulan Ikut Jadi Korban

Bank Syariah Mandiri (BSM) Targetkan Jual Emas di Sumsel Babel Mencapai Rp 5,2 Miliar

Hadapi Revolusi 4.0, FMIPA UPGRI Edukasi Pelajar & Mahasiswa Soal Biokonservasi dan Nanoteknologi

Zulinto mengatakan, persoalan pihaknya tak menghadiri rapat bukan bentuk melecehkan institusi DPRD Kota Palembang, melainkan ada yang salah dalam komunikasi mengenai rapat tersebut. 

Menurut dia, dirinya sudah membuat disposisi kepada kabid dan bawahannya lainnya dimana untuk hari Senin (18/2) pertemuan dengan kepala Sekolah SD dan Selasa (19/2) Kepala Sekolah SMP. 

"Kalau saya kemarin tak bisa hadir sudah menelepon anggota komisi IV karena ada acara di provinsi untuk menyambut pak menteri," kata dia. 

Dirinya mengusulkan pertemuan diundur, akan tetap pertemuan tetap dilanjutkan dengan catatan ada pendamping lainnya dari Dinas Pendidikan Kota Palembang.

Oknum Pengamen Paksa Minta Uang

Digeruduk Warga Dua Desa, Bupati Lahat Minta yang Demo Jangan Sampai Masuk Angin

Modus Ngamen di Lampu Merah, 2 Sekawan Ini Gasak Uang atau Handphone di Kabin Mobil & Memalak Sopir

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, (DPRD)  Kota Palembang dalam hal ini Komisi IV DPRD Kota Palembang, merasa dilecehkan oleh kepala sekolah dasar se-Kota Palembang dan beberapa pejabat terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang karena saat diundang mengikuti rapat hanya dihadiri 2 pejabat setingkat Kepala Seksi, (Kasi) diruang rapat paripurna, gedung DPRD Kota Palembang, Senin, (18/02).

Undangan yang dikirim DPRD Kota Palembang ternyata tidak diberitahukan ke kepala sekolah berada di dalam laci. Sehingga rapat tersebut tak dihadiri oleh kepada sekolah.

Tanda Tanya BUMN yang akan Beli Sriwijaya FC, Herman Deru akan Sampaikan di Pendopoan bupati Lahat

Mungkin Banyak yang tak Tahu, 7 Artis Ini Ternyata Keturunan Pahlawan, No 4 Gunakan Nama Sang Kakek

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Petik Satu Pelajaran dari Malaysia

Ketua Komisi IV DPRD Palembang, M. Syafran Saropi bersama 4 anggotanya sudah hadir sejak pukul 09.30 wib. Namun, setelah 2 jam menunggu para Kepala SD tak kunjung datang hingga membuat ketua dan anggota Komisi IV berang dan sedikit emosi.

"Kalau begini, kita pangkas saja anggarannya karena mereka sudah melecehkan dewan, padahal sudah diundang Untuk membicarakan kemashalatan rakyat", tegas Safran. 

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved