Berita Palembang

Hadapi Revolusi 4.0, FMIPA UPGRI Edukasi Pelajar & Mahasiswa Soal Biokonservasi dan Nanoteknologi

Perkembangan biokonservasi dan nanoteknologi di Indonesia saat ini bisa berjalan dengan cepat apabila terdapat riset

Hadapi Revolusi 4.0, FMIPA UPGRI Edukasi Pelajar & Mahasiswa Soal Biokonservasi dan Nanoteknologi
SRIPOKU.COM/YULIANI
Suasana kuliah umum Fakultas MIPA dengan tema Peran biokonservasi dan Nanoteknologi dalam menghadapi revolusi industri di aula Perpustakaan, Selasa (19/2/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perkembangan biokonservasi dan nanoteknologi di Indonesia saat ini bisa berjalan dengan cepat apabila terdapat riset dan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen secara terus menerus.

Maka itulah agar bisa sinergis dan berkesinambungan, Fakultas MIPA UPGRI Palembang mencoba mengedukasi mahasiswa dan siswa lewat kuliah umum Fakultas MIPA dengan tema Peran biokonservasi dan nanoteknologi dalam menghadapi revolusi industri di aula perpustakaan, Selasa (19/2/2019).

Dekan FMIPA UPGRI Palembang, Dr. Syaiful Eddy, M.Si mengatakan dalam menghadapi revolusi 4.0 ini pihaknya mencoba mengungkapkan bagaimana peran dari biokonservasi dan nanoteknologi.

Oknum Pengamen Paksa Minta Uang

Digeruduk Warga Dua Desa, Bupati Lahat Minta yang Demo Jangan Sampai Masuk Angin

Modus Ngamen di Lampu Merah, 2 Sekawan Ini Gasak Uang atau Handphone di Kabin Mobil & Memalak Sopir

"Revolusi ini begitu marak, apalagi aspek biokonservasi peranananya dalam kepentingan konservasi Sumber Daya Alam," ujarnya.

Apalagi lewat biokonservasi ini dapat mempertahankan keberagaman hayati terutama hewan-hewan dan tumbuhan.

"Tak hanya itu, banyak produksi makanan dan pakaian berbasis nanoteknologi. Karena produknya akan lebih murah dijual dan diproduksi massal. Kualitasnya juga jauh lebih baik," terangya.

Tanda Tanya BUMN yang akan Beli Sriwijaya FC, Herman Deru akan Sampaikan di Pendopoan bupati Lahat

Mungkin Banyak yang tak Tahu, 7 Artis Ini Ternyata Keturunan Pahlawan, No 4 Gunakan Nama Sang Kakek

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Petik Satu Pelajaran dari Malaysia

Maka itu pihaknya mengundang narasumber yang berkompoten berbicara tentang kedua teknologi ini seerti Dr. Fitri Suryani M.Si Dosen Fisika FMIPA unsri dan Muhammad Iqbal SSi peneliti Biodiversity Specialist di Dalmeter Consulting dan GIZ.

"Kita berharap para mahasiswa dan siswa dapat memahami bahwa teknologi nano saat ini berada pada masa pertumbuhannya, dan tidak seorang pun yang dapat memprediksi secra akurat apa yang akan dihasilkan dari perkembangan penuh bidang ini di beberapa dekade ke depan," ungkapnya.

Video Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Hotel Kawasan Cinde, Khilaf Saat Pergoki Istri Ditelpon PIL

Kampung Arab Al Munawar 13 Ulu Palembang Kini Sepi Pengunjung, Sehari Cuma Lima Pengunjung

Ia menambahkan, selain mahasiswa MIPA dan Perikanam, pihaknya juga mengundang beberapa sekolah untuk turut serta dalam seminar ini.

Seperti SMA Methodist 1, SMA Assanadiah, SMA Bina Jaya, SMA PGRI 2, SMK Gadjah Mad 3, SMA Methodist 3, SMA Muhammadiyah 3 dan SMA Patra Mandiri.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved