Berita OKU

Temuan 6.000 Ton Beras Rusak, Kepala Bulog Sub Divre OKU Dipanggil DPRD OKU. Berikut Penjelasannya

6.000 ton beras turun mutu (rusak) disejumlah gudang Bulog yang tersebar di Kabupaten OKU Timur berbuntut pada pemanggilan Kepala Bulog SubDivre OKU

Temuan 6.000 Ton Beras Rusak, Kepala Bulog Sub Divre OKU Dipanggil DPRD OKU. Berikut Penjelasannya
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Bulog OKU, Deni Laksana Putra 

"2017 lalu kita dikirim gula dari PTPN 10 sebanyak 250 ton untuk dijual, karena saat itu harga gula dipasaran lebih murah dari gula milik bulog.

Aiptu Erwin Alias Wen Nago, Polisi Menyamar Jadi Ibu-ibu untuk Tangkap Copet di Pasar 16 Ilir

Petani di Ogan Ilir Ini Kepergok Simpan Narkoba Sabu-sabu Seharga Rp26 Juta, Berikut Kronologisnya

Terkumpul 300 Kg Perhari dari Target 1,5 Ton Sampah, Langkah Ini yang Dilakukan Camat Kalidoni

Akibatnya  gula tersebut tidak laku dan menumpuk digudang. Namun pihak Bulog OKU  sudah mengajukan untuk ditarik lagi oleh pemerintah pusat. Sedangkan beras yang turun mutu solusinya akan dilelang untuk pakan ternak.

Menanggapi keterangan Kepala Bulog OKU, Yopi mengatakan buntut dari turun mutunya beras sebanyak 6000 ton dikalikan Rp 7.300 (HPP)  harga beli bulog maka  akan keluar nominal sebesar Rp 48 milyar lebih.

“Itu uang yang sangat banyak, disisi lain  masih banyak rakyat  warga yang memang belum mampu yang harus dibantu walau hanya dengan beras," kata Yopi.

Ketua Komisi I DPRD OKU menuding Bulog sudah zolimdengan membiarkan beras membusuk digudang sampai ribuan ton disisi lain banyak rakyat kelaparan.

Hutan Bakau di Pantai Timur OKI yang Disenangi Kepiting Bakau Perlu Pelestarian, Berikut Faktornya

Lantik Puluhan Pejabat, Kholid Minta Pejabat untuk Mencontoh Kinerja Kades di Kecamatan Cempaka

Amblas dan Putus Total, Jalan Lintas Lahat-Pagaralam Kini Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Sementara itu merebaknya masalah beras turun mutu sebanyak 6000 ton yang tersimpan di gudang Bulog di sejumlah gudang bulog di OKU Timur ini setelah tim Serapan Gabah (Sergab) TNI AD sidak di beberapa waktu lalu, anggota DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) lintas komisi mendatangi Gudang Bulog Sub Divisi Regional (Divre) OKU yang terletak di Terukis Rahayu, Martapura, OKU 4 hari lalu.

Saat masuk ke dalam gudang penyimpanan beras, anggota DPRD OKU kaget bukan kepalang melihat kondisi beras.

"Masya Allah, zolim Bulog ini. Masih banyak masyarakat yang kurang mampu di OKU Raya ini. Sedangkan Bulog membiarkan beras ini membusuk saja di gudang, zolim ini," tandas anggota Komisi I DPRD OKU.

Di dalam gudang tersebut terdapat ribuan ton tumpukan karung beras yang telah usang berdebu dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat, bahkan terdapat banyak ribuan kutu beras yang berterbangan hingga menutupi karung beras. 

Aktifitas Pelabuhan TAA Tetap Normal, BMKG Peringati Potensi Gelombang Tinggi

Perairan Selat Bangka Berpotensi Terkena Gelombang Tinggi, Berikut Penjelasan BMKG

Batu Akik Blue Chalcedony Baturaja Paling Diburu, Jadi Primadona Indonesia Hingga Dunia 

Tampak diantara tumpukan karung beras tersebut tertulis beras turun mutu.

Halaman
123
Penulis: Leni Juwita
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved