Berita OKU

BPN OKU Buat Peta Desa Pakai Drone

BPN Kabupaten OKU menjadi pelopor pembuatan Peta Desa lengkap menggunakan SISTEM drone. saat acara Sosialisasi Pemetaan Kabupaten OKU Lengkap.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Kantor BPN OKU Ir Alim Bastian MM sosialisasi Pemetaan Kabupaten OKU Lengkap Tahun 2021 yang dipusatkan di Tuang Abdi Praja Pemkab OKU 

 Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - BPN  Kabupaten  OKU menjadi pelopor pembuatan Peta Desa lengkap menggunakan sistem drone.

Hal itu dikatakan Kepala  BPN OKU  Ir Alim Bastian MM saat acara Sosialisasi Pemetaan Kabupaten OKU Lengkap.

Sosialisasi dihadiri langsung oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani SE, Kakanwil ATR/BPN Sumatera Selatan diwakili Kabid Infrastruktur Pertanahan Ir Edy Nurhadi, Camat, Kades/Lurah se Kabupaten OKU dan istansi terkait.

Kepala BPN OKU yang didampingi Kasubag TU BPN OKU Katam A Ptnh SH Msi menjelaskan dari 500 Satker diseluruh Indonesia baru BPN  Kabupaten  OKU yang menjadi pelopor pembuatan Peta Desa lengkap menggunakan drone.

Di Sumsel hanya Kabupaten OKU yang melaksanakan pembuatan Peta Desa Lengkap sistem drone. Untuk menuju Kabupaten OKU Terpetakan Lengkap Tahun 2021, BPN OKU akan bekerja sama dengan Kodim 0403/OKU dan Polres OKU melalui Babinsa dan Babinkamtibmas.

Selain itu BPN OKU akan mengupayakan BPHTB Nihil kepada Eksekutif dan Legislatif secara isntensif.

Dikatakan Ir Alim Bastian, luas Kabupaten OKU adalah 479.706 Ha, dari jumlah tersebut yang masuk dalam lahan perumahan dan pertanian seluas 297.613 Ha.

Luas lahan perumahan dan pertanian itu terbagi dalam 120.000 bidang tanah, sedangkan yang sudah terdaftar (bersertifikat) sebanyak 84.825 bidang/persil. Untuk jumlah bidang tanah yang sudah terpetakan sebanyak 95.201 bidang tanag.

Lebih lanjut Kakan BPN OKU menjelaskan, sisa bidang tanah yang belum terdaftar (bersertifikat) sebanyak 35.175 bidang/persil.

Kuryana Dukung BPN OKU Membangun Zona Integritas

Kabupaten OKU Dinilai Wilayah Zero Konflik Agama

Pengurus DWP OKU Bagi-bagi Hadiah

Tanah yang belum bersertifikat itu ditargetkan akan selesai sampai dengan tahun 2021, dengan perincian Tahun 2019 sebanyak 10.000 persil, tahun 2020 sebanyak 11.000 persil dan tahun 2021 sebanyak 14.000 persil lebih.

Untuk tahun 2017  target lahan yang terpetakan sebanyak 32.500 bidang dengan capaian 100 persen dan realisasi pendaftaran tanah (sertifikat) sebanyak 10.060 persil.

Dan tahun 2018  target lahan yang terpetakan sebanyak 24.000 bidang dengancapaian 27.250 bidang atau 113 persen dan realisasi pendaftaran (sertifikat) sampai saat ini sebanyak 8.020 persil dan diperkirakan sampai akhir Desember 2018 dapat disel;esaikan sebanyak 9.000 persil berseretifikat.

Sementara itu Bupati OKU Drs H Kuryana Azis mengatakan, untuk menuju OKU Terpetakan Lengkap 2021, perangka kecamatan/desa harus berperan aktif dalam program ini.

Untuk itu Bupati meminta kepada jajaran yang bterkait untuk benar-benar menguasai kondisi dan potensi daerah masing-masing. Pemetaan lengkap dan pendaftaran tanah (sertifikat) untuk lebih menjamin kpeastian hukum pada kepemilikan lahamn bagi masyarakat.

====

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved