Berita Palembang

BREAKING NEWS: Ditres Narkoba Polda Sumsel Kembali Tembak Mati Bandar Narkoba, Amankan 3 Kg Sabu

Ditres Narkoba Polda Sumsel, kembali menembak mati seorang bandar narkoba atas nama Darmizon alias Dar (50).

BREAKING NEWS: Ditres Narkoba Polda Sumsel Kembali Tembak Mati Bandar Narkoba, Amankan 3 Kg Sabu
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Jasad Darmizon alias Dar, bandar narkoba yang tewas ditembak petugas saat dibawa di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ditres Narkoba Polda Sumsel, kembali menembak mati seorang bandar narkoba atas nama Darmizon alias Dar (50).

Petugas memberikan tindakan tegas dengan tembakan secara terukur yang mengenai punggung tembus dada.

"Saat penangkapan, bandar narkoba ini sudah diberikan tembakan peringatan namun tidak digubris. Tembakan pertama petugas mengenai pantatnya dan masih tetap melarikan diri. Akhirnya petugas melakukan tembakan secara terukur yang mengenai punggung tembus dada," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman, ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018).

Baca: Kandasnya Kisah Cinta Luna Maya Mengejutkan Publik, Ini 5 Fakta Reino Barack

Baca: Dituding Selingkuh, Akhirnya Lina Buka Suara Soal Main Belakang, Ungkap Kelakuan Sule di Masa Lalu

Bandar narkoba Darmizon alias Dar, dibekuk petugas Subdit I Unit II pimpinan Kompol Ayub di SPBU Lubuk Lancang Jalan Lintas Palembang-Jambi Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/9/2018) malam.

Dari hasil penangkapan, petugas mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat tiga kilogram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman didampingi Wadir AKBP Amazona yang menunjukan narkoba sabu-sabu 3 kg ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018).
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman didampingi Wadir AKBP Amazona yang menunjukan narkoba sabu-sabu 3 kg ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9/2018). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

"Darmizon ini kelasnya memang bandar besar dan jaringan Aceh. Karena sabu-sabu berasal dari Aceh yang dibungkus dalam kemasan teh Cina merek Guanyinwang. Dalam ungkap kasus ini petugas melakukan penyelidikan selama satu bulan," ujar Farman didampingi Wadir AKBP Amazona.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved