Berita Babel

Tingkatkan Produksi Migas, SKK Migas Eksplorasi dan Discovery Cadangan Baru

Saat ini produksi minyak dan gas (migas), masih stabil di angka 2,1 juta Barrel Oil Equivalent Per Day (BOEPD).

Tayang:
Penulis: Wahyu Kurniawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
SKK Migas Sumbagsel saat acara gathering media di Bangka Kabupaten Sungai Liat, Bangka, Selasa (14/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, BANGKA - Saat ini produksi minyak dan gas (migas), masih stabil di angka 2,1 juta Barrel Oil Equivalent Per Day (BOEPD).

Pemerintah melalui SKK Migas akan terus meningkatkan produksi migas melalui program eksplorasi dan discovery atau penemuan cadangan baru.

Hingga 31 Juli 2018, tercatat lifting capaian hulu migas sudah 1.917 ribu BOEPD.

Atau sudah 95% dari target APBN 2018 sebanyak 2.000 ribu BOEPD.

Capaian penerimaan negara dari hulu migas sudah 10,1 miliar USD.

Baca: Pengemudi Ojol di Palembang Minta Kenaikan Tarif Sebelum Asian Games 2018

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, mengatakan produksi 70% memang masih dari lapangan-lapangan berumur atau sumur tua.

Dan tetap optimistis akan peningkatan produksi migas ke depan.

Sebab secara nasional, eksplorasi baru 40%, belum digarap 60%.

“Apakah itu (dari 60%) masuk di Sumsel, iya. Tapi pertanyaannya, itu ada dimana. Untuk eksplorasi tahun depan, disiapkan 1,6 miliar USD. Untuk sampai akhir tahun ini, 800-900 miliar USD,” jelas Wisnu dalam Media Gathering SKK Migas dan KKKS bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel dan FJM Jambi, di Hotel Tanjung Pesona, Sungai Liat, Bangka, 13-14 Agustus 2018.

Baca: Tunggu Laporan Masyarakat, KPU Muaraenim Siap Coret Daftar Calon Sementara (DCS) Caleg

Untuk di wilayah Sumsel, minyak masih memaksimalkan produksi dari lapangan-lapangan berumur.

Kalau gas bagus di Sumsel, karena penemuan eksplorasi kebanyakan gas.

Untuk menaikan produksi, SKK Migas membentuk penemuan cadangan besar.

Tahun depan bisa menggalangkan eksplorasi dan memang pertama kali dibutuhkan dalam eksplorasi adalah dana.

Setidaknya, untuk eksplorasi membutuhkan dana senilai Rp 1,6 miliar dolar.

Baca: 22 Bakal Caleg Muaraenim tidak Memenuhi Syarat

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved