Berita OKU

Sejak Ada Jembatan Program TMMD ke-102 OKU, Dusun Kandang Macan Tak Lagi Terisolasi

“Alhamdulillah sejak ada jembatan gantung hasil TMMD dusun kami tidak lagi terisolir “ kata Indra seraya menambahkan jembatan gantung Program TNI

Sejak Ada Jembatan Program TMMD ke-102 OKU, Dusun Kandang Macan Tak Lagi Terisolasi
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman bersam Bupati OKU dan Dandim OKU meninjau jembatan gantung Desa Belimbing bangunan Program TMMD 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

DUSUN Kandang Macan, mendengar namanya saja kita bergidik membayangkan binatang buas yang sewaktu-waktu siap menerkam nyawa siapa saja.

Hanya orang yang memiliki nyali saja yang berani mendekat ke kawasan itu.

Dusun Kandang Macan merupakan dusun yang berada kawasan seberang sungai pecahan dari Desa Belimbing di Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Desa Belimbing Indra Jaya (76), sekitar tahun 30 tahun silam ada seorang warga bernama Jasiro yang nekat membuka lahan perkebunan di Dusun Kandnag Macan.

Padahal saat itu Dusun Kandang Macan masih merupakan hutan belantara yang menakutkan karena masih banyak binatang buas, seperti macan.

Untuk melindungi diri binatang buas bernama macan ini, Jasiro lalu membuat pondok dilengkapi pagar (kandang-Red) kokoh yang menggunakan pohon-pohon besar untuk menghalangi macan mendekat ke pondoknya.

Upaya Jasiro ini berhasil, macan tidak bisa mengganggunya dan mulailah pria pemberani ini membuka lahan dan bercocok tanam di kawasan yang terkenal serem itu.

Tanah di kawasan seberang ini memang subur dan cocok untuk bercocok tanam dan Jasiro menjadi petani yang berhasil. Melihat kesuksesan Jasiro, banyak warga Desa yang ikut bertani di wlayah Kandnag Macan.

Beberapa tahun kemudian ada program Transmigrasi masuk ke wilayah ini, nadi kehidupan di dusun yang berpenduduk 1.300 jiwa itu berubah.

Kehadiran penduduk pendatang, dari Jawa dan Bali membawa inspirasi dalam banyak hal termasuk cara bertani lebih moderen, Karet merupakan tanaman primadona di Dusun Kandang Macan dan hasilnya luar biasa.

Seperti dituturkan Kades Belimbing Yusman, setiap dua minggu sekali produksi karet mencapai 15 ton, kalau sebulan mencapai 300 ton.

Namun kendalanya masalah transfortasi hanya menggunakan perahau untuk menyeberang Sungai Ogan membawa hasil bumi ke pasar.

Kesulitan petani membawa hasil produksinya bila harus melewati jalur air dengan menanggung resiko berbahaya.

Terpaksa melewati jalur memutar melewati Batumarta ditempuh 2-3 jam dengan sepeda motor.

Ongkos angkut karet bila menggunakan jasa ojek ditarik Rp 600/kg sampai ke jalan raya bila mengunakan jalur darat.

Puluhan tahun warga harus merasakan hidup terisolasi karena tidak ada jembatan penyeberangan yang menghubungkan ke desa-desa kawasan seberang sungai.

“Alhamdulillah sejak ada jembatan gantung hasil TMMD dusun kami tidak lagi terisolir “ kata Indra seraya menambahkan jembatan gantung Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 TA 2018 Kodim 0403/OKU diresmikan Danrem 044 /Gapo Kolonel Inf Iman Budiman SE tanggal 8 Agustus lalu.

Jembatan gantung hasil karya TMMD yang sudah sukses membuka keterisoliran ini bagi warga merupakan hadiah terindah yang sudah lama menjadi impian penduduk Dusun Kandang Macan.

Selama puluhan tahun warga setempat memanfaatkan transfortasi air untuk menuju ke desa terdekat keperluan menjual hasil bumi maupun mengurus administrasi dan lainnya.

Semua urusan administrasi ke Desa Induk menjadi lebih mudah. Anak-anak berangkat ke sekolah sudah bisa menggunakan sepeda motor melintasi jembatan gantung.

Dansatgas Letkol Arm Agung Widodo Ssos menjelaskan, kegiatan TMMD ke -102 TA 2018 di Desa Belimbing kegiatan fisik berupa pembuatan jembatan gantung sepanjang 130 M dan lebar 2 M, Jembatan Penghubung sepanjang 5 M dan lebar 2,5 M.

Lalu pekerjaan tambahan berupa pembuatan sumur bor di dua titik di Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan.

Sedangkan pembangunan non fisik berupa, penyuluhan, perekaman E-KTP, Pembuatan SIM, penyuluhan anti narkoba, penghapusan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan lainnya.

"Selama 30 hari Kemanunggalan TNI-Rakyat membangun Desa, semangat gotong royong dan kemanunggalan yang sudah terbangun selama TMMD agar senantiasi dipelihara,” imbuh Danrem seraya menambahkan TNI lahir dari rakyat, besar oleh rakyat dan senantiasa akan berjuang untuk rakyat sepanjang hayat, karena rakyat adalah “Ruh” dari TNI.

TMMD tahun 2018 ini, mengambil tema “TNI Manunggal Membangun Karatakter Generasi Milenial”, melalui TMMD Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa, yang sangat diharapkan agar TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik semata, namun juga mampu membangun karakter bangsa, khususnya generasi mudanya.

Disisi lain Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, menghimbau masyarakat pengguna jembatan gantung agar sama-sama memelihara jembatan yang dibangun melalui Porgram TMMD ini.

“Apabila ada kerusakan-kerusakan ringan agar diperbaiki menggunakan dana desa yang sudah ada,” imbuh Bupati.

Berikut foto-foto progres pembangunan jembatan gantung yang menghubungan Desa Kandang Macan dengan desa lainnya.

* Peletakan batu pertama

Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Gantung Program TMMD di Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan OKU Selasa (10/8/2018)
Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Gantung Program TMMD di Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan OKU Selasa (10/8/2018) (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

* Pengerjaan jembatan gantung gotong royong TNI dan Masyarakat

Suasana gotong royong membangun Jembatan  Gantung yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan.
Suasana gotong royong membangun Jembatan Gantung yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

* Pengawasan pengerjaan jembatan gantung TMMD

Tim Was-Ev (Pengawasan dan Evaluasi)   dari Mabes AD Brigjen TNI Nanang Heryanto didampingi Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo SSos saat  meninjau prograss Pembangunan Jmebatan Gantung.
Tim Was-Ev (Pengawasan dan Evaluasi) dari Mabes AD Brigjen TNI Nanang Heryanto didampingi Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo SSos saat meninjau prograss Pembangunan Jmebatan Gantung. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)
Kondisi terkahir pembangunan jembatan gantung Porgram TMMD  yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamataman Peninjauan
Kondisi terkahir pembangunan jembatan gantung Porgram TMMD yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamataman Peninjauan (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

  

Kondisi terkahir pembangunan jembatan gantung Program TMMD yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan
Kondisi terkahir pembangunan jembatan gantung Program TMMD yang menghubungkan Dusun Kandang Macan dan Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)
Danrem 044/Gapo Kolonel  Inf Iman Budiman menandatangani prasasti jembatan Gantung Desa Belimbing yang menghubungkan dengan Dusun Kandang Macan .
Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman menandatangani prasasti jembatan Gantung Desa Belimbing yang menghubungkan dengan Dusun Kandang Macan . (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)
Danrem 044/Gapo Kolonel  Inf Iman Budiman bersam Bupati OKU dan Dandim OKU meninjau jembatan gantung Desa Belimbing bangunan Program TMMD
Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman bersam Bupati OKU dan Dandim OKU meninjau jembatan gantung Desa Belimbing bangunan Program TMMD (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)
Penulis: Leni Juwita
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved