Berita Haji

Bus Shalawat Jemaah Haji Tabrak Mobil Taksi di Mekkah

Armada angkutan Jemaah haji (bus shalawat) No 11 alami kecelakaan dan menabrak taksi di ruas jalan menuju Masjidil Haram, Jumat (10/8).

Penulis: Husin | Editor: muhammad husin
sripo/yunus
KECELAKAAN -- Taksi (Ajra) bertabrakan dengan bus shalawat yang bisa mengangkut jemaah haji asal Indonesia dari pemondokan ke Masjidil Haram 

Seperti di sepanjang jalan kawasan Misfalah tepatnya depan Hotel Safwat Albaty, tempat menginapnya jemaah
haji asal kloter 10 Palembang. 

Terlihat banyak jemaah haji berebut membeli makanan khas  Indonesia untuk sarapan pagi, seperti tahu, tempe, telur goreng, urap dan nasi uduk, yang rata©rataa dibandrol seharga 2 real. Namun begitu, Tim Kesehatan haji diingatkan untuk berhati-hati membeli makanan diluar yang sudah disiapkan pemerintah, hal itu
terkait kebersihan dan kesehatan.

"Jelang pelaksanaan wukuf, jemaah hati©hati mengkonsumsi makanan dari luar hotel," kata Saibi.

Usai jemaah haji Indonesia Gelombang I yang berada di Madinah sudah 100 persen berada di Mekkah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah mengevaluasi 15 perusahaan kateringuntuk jemaah haji Indonesia gelombang pertama.

Ada sejumlah hasil evaluasi yang menjadi catatan bagi perusahaan katering.

"Selama pelaksanaan pelayanan itu, kita melaksanakan pengawasan dan penilaian setiap perusahaan," ujar Kasi Katering Daker Madinah, Dewi Gustika Rini.

Beberapa evaluasi yang jadi sorotan Dewi, yaitu proses pengolahan makanan, distribusi, bobot makanan. Dia juga menyoroti soal cita rasa masakan yang ditawarkan kepada jemaah merupakan fokus lain.

"Untuk cita rasa nusantara sedikit banyak dapat dijamin karena bumbu-bumbu yang diimpor langsung dari Indonesia," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved