Berita Palembang

Perumnas Palembang Targetkan Jual 750 Unit Rumah di Talang Keramat

Di Talang Keramat baru dibangun perumahan seluas 5 hektare. Sisa 100 hektarenya akan kami kembangkan tahun berikutnya

Perumnas Palembang Targetkan Jual 750 Unit Rumah di Talang Keramat
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Project Manager Perumnas Palembang melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peluncuran klaster perumahan di Grand Atyasa Convention Center, Sabtu (04/08/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Perumahan Nasional (Perumnas) Palembang menargetkan menjual 750 unit rumah hingga akhir tahun 2018.

Project Manager Perumnas Palembang, Rahman Nur Wahyu, mengatakan, target tersebut berlaku untuk dua tipe rumah yakni tipe subsidi dan komersil.

"Realisasi penjualan pada semester I tahun ini sebanyak 412 unit rumah komersil dan subsidi," ujarnya pada saat Gathering dan Launching Perumnas di Grand Atyasa Convention Centre, Sabtu (04/08/2018).

Baca: Siap Sambut Atlit Asian Games 2018, Ini Kumpulan Foto Venue Panjat Tebing di Jakabaring Sport City

Pihaknya juga lebih memfokuskan pembangunan rumah tipe subsidi di kawasan Talang Keramat dan Talang Kelapa.

"Di Talang Keramat baru dibangun perumahan seluas 5 hektare. Sisa 100 hektarenya akan kami kembangkan tahun berikutnya," tambahnya.

Pengembangan perumahan di kawasan tersebut bukan tanpa alasan mengingat kawasan itu dikenal sebagai zona ekonomi khusus karena berdekatan dengan fasilitas umum.

Baca: Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Sriwijaya FC Sore Ini, Pukul 16.00 Tonton dari HP

"Ke depannya akan semakin berkembang sebab memiliki akses yang lebih dekat ke bandara dan kawasan Tanjung Api-api," katanya.

Untuk kawasan tersebut saat ini baru dibangun satu klaster perumahan bersubsidi dengan jumlah 520 unit.

"Rencananya akan kami bangun tiga klaster. Satu klaster sudah selesai sedangkan dua klaster lainnya sudah terjual dan baru akan dibangun," ujarnya.

Dari semua unit yang bakal dibangun lebih dari separuhnya sudah terjual yakni 274 unit.

Baca: Janjikan Rp 1 Triliun Jika Ditunjuk Jadi Dirjen Pajak Oleh Jokowi, Hotman Paris Bongkar ‘Rahasia’

Setiap satu unitnya seharga Rp 105 juta dengan spesifikasi bangunan luas 30 meter persegi dan luas tanah 70 meter per segi.

Bangunan tersebut terdiri dari dua kamar utama, satu kamar mandi, dengan menggunakan batu bata, rangka baja, atap spandek, cat dan plaster luar dalam, plafon, lantai keramik, listrik 1300 Watt dan sumber air berasal dari sumur.

"Nantinya untuk air sudah akan menggunakan sumber air minum dari perusahaan swasta," terangnya.

Terkait kenaikan suku bunga kredit, dia tetap yakin tidak akan berpengaruh dengan penjualan rumah.

Baca: Janjikan Rp 1 Triliun Jika Ditunjuk Jadi Dirjen Pajak Oleh Jokowi, Hotman Paris Bongkar ‘Rahasia’

Sebab menurutnya konsumen memiliki pilihan masing-masing untuk mengajukan kredit pemilikan rumah.

"Ada program DP nol persen dari pemerintah sehingga masyarakat juga terbantu dan tidak terlalu mempermasalahkan kenaikan suku bunga kredit," jelasnya.

Perumnas juga menggandeng enam perbankan nasional yang menyediakan kredit perumahan yakni Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank BTN Sayriah, Bank BRI dan Bank Sumsel Babel.

"Masyarakat dapat memilih perbankan yang dirasa cocok untuk pengajuan kredit perumahan," tutupnya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved