Tak Pernah Terekpose! Inilah Rumah Mewah Menteri Susi Pudjiastuti, Tampung 400 Pegawai Susi Air
Susi Pudjiastuti Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan, PT ASI Pudjiastuti Aviation
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
Ketika pelantikan, Susi menuai kontroversi karena kedapatan menghisap sebatang rokok dan memiliki tato, yang mana sesuatu yang tidak biasa di Indonesia apalagi untuk seorang menteri.
Atas hal ini, Susi pun mendapatkan berbagai respon baik pujian dan kritikan terutama di media sosial.
Rumah Mewah Tampung 400 Pegawai
Melihat prestasinya yang begitu cemerlang, banyak yang penasaran dengan kehidupan Susi Pudjiastuti.
Seperti yang dikutip dari lamudi.com, dari hasil usaha bisnisnya yang 'menggurita,' kini Susi Pudjiastuti berhasil mendirikan sebuah rumahmewah di Pangandaran.
Memiliki tanah seluas 5 hektar, rumah Susi Pudjiastuti di Pangandaran tidak hanya berfungsi sebagai rumah tinggal.
Baca: Makan Konate tak Mau Lakukan Selebrasi Jika Mencetak Gol ke Gawang Sriwijaya FC
Masih ada banyak bangunan lain dengan peruntukan yang berbeda pula.
Di dalam bangunan ini terdapat layar besar untuk memantau pergerakan seluruh pesawat Susi Air melalui GPS.
Selain itu, di sini Anda juga bisa memesan tiket pesawat Susi Air.

Tak lupa, flight simulator dan Training Center juga dibuat di sini.
Bahkan, peralatan canggih nan berkualitas untuk flight simulator juga telah tersedia lengkap.
Baca: Makan Konate tak Mau Lakukan Selebrasi Jika Mencetak Gol ke Gawang Sriwijaya FC
Di tempat ini, para calon pilot dapat berlatih hingga mahir untuk mengemudikan pesawat dan belajar menghadapi berbagai macam rintangan yang mungkin ada pada saat menerbangkan pesawat.
Ketiga, terdapat bangunan asrama bagi para pekerja Susi Air.
Ada 6 mess di sini, semuanya diperuntukkan bagi pegawai.

Sekitar 400 orang pegawai Susi Air tinggal dalam bangunan tersebut.
Keempat, ada juga ruang khusus untuk VIP Guest house serta hotel yang diberi nama Hotel Alfi.
Kemudian, di rumah Susi Pudjiastuti di Pangandaran juga dibangun pabrik untuk pengolahan hasil-hasil ikan dan hasil-hasil laut lainnya. (*)