Puasa Dan Pembentukan Karakter Unggul
Alhamdulillah Ramadhan 1439 H/2018 M masih menyisakan beberapa hari lagi. Ibarat perlombaan berlari, kita umat Islam sudah hampir menuju finish.
Oleh : Ismail Sukardi
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Raden Fatah
Alhamdulillah Ramadhan 1439 H/2018 M masih menyisakan beberapa hari lagi untuk kita jalani.
Ibarat perlombaan berlari, kita umat Islam sudah hampir menuju finish.
Karena itu mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya Ramadhan yang tersisa di tahun ini. Untuk itu kiranya kita perlu mengingat kembali betapa lezatnya jamuan yang bernama Ramadhan itu. Ibarat sebuah hidangan prasmanan, bulan Ramadhan memiliki menu yang sangat beragam.
Adalah sebuah kemewahan jika kita berkesempatan menyantap makanan yang disajikan dalam prasmanan yang bernama Ramadhan ini.
Hidangan pertama Ramadhan itu bernama Syahrul Maghfiroh.
Artinya Ramadhan adalah bulan di mana kita diberikan privilege khusus, yaitu diampunkannya berbagai dosa yang pernah kita lakukan di masa lalu.
Syaratnya: jalankan shiyam (puasa) dengan penuh iman dan kesungguhan mencari ridho Allah.
Jalankan qiyamullail atau sholat tarawih di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan kesungguhan menggapai ridho Ilahi.
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan kesungguhan mengharap ridho Allah, diampunkan oleh Allah dosa-dosanya di masa lalu" (Hadits).
Pada hari-hari terakhir ibadah puasa Ramadhan tahun ini diharapkan semakin mendekatkan kita dengan ampunan Allah SWT menuju kondisi di mana para shaimin kembali kepada jati dirinya yang fitri, yaitu manusia yang bersih dari segala dosa.
Hidangan kedua bernama Syahrul Qur'an, artinya Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran, kitab suci umat Islam, yang menjadi petunjuk atau pedoman hidup.
Di dalam Al quran ditegaskan: "Bulan Ramadhan yang di dalamnya diturunkan Al quran sebagai petunjuk (kehidupan) dan penjelasan-penjelasan tentang petunjuk itu, serta pembeda hak dan yang batil" (Q.S. Al-Baqraah (2): 185).
Alquran sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin sebagai salah satu ibadah utama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ismail_20180610_163920.jpg)