Hati-hati Jangan Sembarang Mengelus Perut Saat Hamil, Ternyata yang Benar Harus Seperti Ini
Padahal jika terlalu sering mengelus perut ketika hamil dapat menyebabkan kontraksi rahim dan bisa menyebabkan persalinan bayi prematur.
5 Fakta di Balik Kehebohan Bocah SMP Menikah Dini, Sempat Ditolak KUA hingga Takut Tidur Sendiri!
2. Sentuhan dan tekanan

===
Pada bulan ke-4, janin akan semakin besar dengan wajah yang semakin terbentuk jelas.
Selain mengelus dan menyentuhnya, ibu juga bisa memberikan tekanan secara perlahan.
Cara: Ibu berbaring di tempat yang datar, rileks, kemudian elus perut dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan. Kemudian gunakan tangan untuk menekan secara ringan atau memijat perlahan.
Biasanya, janin akan merespon dengan tubuhnya yang menggeliat atau ada pergerakan pada tangannya. Di awal, 1 kali lakukan 5 menit. Ketika janin sudah merespon, bisa lakukan 5-10 menit.
Perhatikan juga reaksi janin, jika bayi terasa tidak menyukainya dengan berjuang/menendang-nendang, maka sebaiknya hentikan.
Baca: Berbahaya, 8 Benda Ini Tidak Boleh Dipanaskan Dalam Microwave
3. Biarkan janin bergerak di dalam rahim
Ketika usia kehamilan sudah memasuki usia 6-7 bulan, seorang ibu bisa dengan jelas menyentuh kepala, punggung, dan anggota badan janin.
Cara: Ibu berbaring di tempat tidur, rilekskan badan, elus dan tekan perut secara perlahan-lahan dan ibu juga bisa memberikan dorongan agar janin bisa 「berjalan-jalan dan bergerak」 di dalam rahim.
Untuk yang satu ini, bisa konsultasikan ke dokter untuk menghindari sakit perut karena praktek yang tidak benar atau mengelus terlalu kuat.

===
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hamil_20180416_121235.jpg)