Makanan yang Dibakar Ternyata Mengancam Kesehatan, Ini 7 Trik Jitu Untuk Menurunkan Resikonya!
Dibalik kenikmatan tersebut, menu bebakaran ternyata tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Hal ini di karena sangat berisiko mengancam kesehatan.
Penulis: Tresia Silviana | Editor: Tresia Silviana
Membakar daging dengan suhu lebih rendah ternyata jauh lebih dianjurkan meski memang akan butuh waktu sedikit lebih lama dibandingkan jika nyala apinya besar dan panas.
Namun dengan mengurangi paparan panas tinggi, pembentukan HCAs akan berkurang sangat signifikan.
3. Hindari memakan bagian yang gosong
Pasalnya, mengkonsumsi bagian yang gosong terbakar akan meningkatkan risiko terserang kanker.
Terlebih lagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.
Baca: Ditangkap Polisi, Ini 4 Mantan Pacar Riza Shahab, No 3 Cucu Eks Wakil Presiden RI & Sempat Dianiaya
4. Pilih daging yang tidak terlalu berlemak
Daging yang berlemak saat dibakar akan meneteskan lemak sehingga api akan membakar daging serta menciptakan asap berlebihan.
Pada proses ini pula zat karsinogen terbentuk.
Daging yang tinggi kadar lemak saat dibakar akan cenderung lebih cepat gosong.
Baca: Raisa Andriana Ngamuk Hamish Daud Iseng Digoda Netter Saat Live, Bibirnya Malah Disoroti, Berbeda?
5. Ternyata merendam dading didalam bumbu selama beberapa waktu dapat membantu menurunkan risiko berbahaya dari makanan yang dibakar
Dilansir dari Reader’s Digest, The American Institute for Cancer Research mengatakan bahwa merendam daging dalam bumbu setidaknya 30 menit lamanya dapat mengurangi pembentukan zat karsinogen.