CAUTION! Menyemir Rambut Bisa Picu Kanker
Makanan yang mengandung zat berbahaya seperti pewarna buatan, formalin dan asap rokok dapat memicu percepatan perkembangan sel kanker.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - DR Toto Imam Soeparmono dari Indonesian Army Center Hospital Gatot Subroto mengangatkan agar jangan melakukan kebiasaan menyemir rambut.
"Ibu ibu dak usah semir rambut. Ini setiap bulan nyemir. Padahal itu zat kimianya nyerap."
"Sebagai ahli kanker saya mau menunjukkan semir rambut berbahaya," kata DR Totok pada diskusi “Deteksi Kanker Sejak Dini” bersama Indonesian Cancer Information and Support Center (CISC) dan DPD RI di Lord Cafe Palembang, Rabu (28/3/2018).
Baca: Cegah Kanker dan Tumor Daun Ekor Naga Bisa Dimanfaatkan
Dijelaskannya, makanan dan rokok menjadi pemicu utama yang mempercepat timbulnya sel kanker yang merusak tubuh.
Karena itu, agar terhindar dari berkembangnya kanker maka hindari rokok dan makanan yang mengandung zat berbahaya.
Menurutnya, pemicu utama kanker adalah tumbuhnya sel-sel perusak yang menggerogoti organ tubuh manusia.
Makanan yang mengandung zat berbahaya seperti pewarna buatan, formalin dan asap rokok dapat memicu percepatan perkembangan sel kanker.
Baca: Dikira Gejala Flu, Hunter Brady Remaja di Florida Ternyata Idap Kanker. . .
“Dalam beberapa kasus, seseorang tersebut sehat. Namun tanpa dia sadari perkembangan sel tersebut cepat tumbuh dan menjadi kanker lantaran kebiasaan pola hidupnya yang mengkonsumsi makanan tertentu,” terangnya.
Dua hal yang baik dilakukan masyarakat, yakni sering-sering mengkonsumsi sayur dan buahan yang sehat dapat menunda tumbuhnya sel kanker tersebut.
Tentunya, tambah dia, menghindari makanan yang mengandung zat berbahaya dan asap rokok.
Baca: Kasihan, Gadis Buta Pengidap Kanker ini Selalu Menangis Pilu Setiap Ingat Kucingnya yang Hilang
Wakil ketua komite III DPD RI, Abdul Aziz mengatakan, untuk mengurangi risiko berkembangnya kanker masyarakat Sumsel mesti memahami pola dan cara hidup sehat.
Tentunya memahami sejak dini penyakit kanker tersebut.
“CISC diharapkan dapat menjadi lembaga yang memberi informasi mengenai penanganan kanker sejak dini."
"Lewat organisasi CSIC ini juga masyarakat dapat memahami dan mengetahui bagaimana penanggulangan kanker,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-menyemir-rambut_20180328_163503.jpg)