Pemkot Pagaralam Buka Akses Jalan Tani Baru, Permudah Petani Angkut Hasil Panen

Peningkatan akses pertanian dan perkebunan, masih tetap menjadi sasaran serta prioritas utama Pemerintah Kota

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam saat melakukan pengecekan lokasi pembangunan akses jalan Air Betung Kelurahan Curup Jare, Kamis (15/3/2018). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Peningkatan akses pertanian dan perkebunan, masih tetap menjadi sasaran serta prioritas utama Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam melakukan survey jalan Air Betung, berlokasi di Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara.

Rencananya, setelah dilakukan survey ini, bakal diteruskan dengan pembukaan jalan Air Betung, memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer dan lebar 8 meter, yang bakal dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam, melalui Kabid Bina Marga, Achmad Adriansyah mengungkapkan, survey jalan Air Betung di Kelurahan Curup Jare hal ini untuk menjawab permintaan masyarakat akan kondisi akses perkebunan, yang lebih baik dan lebar hingga memudahkan menjalankan aktivitas.

"Pembukaan akses perkebunan ini, sehubungan dengan permintaan masyarakat jadi nanti kami akan mendatangkan alat berat, untuk membuka jalan Air Betung, yang memiliki panjang lebih kurang 3,5 kilometer dan lebar 8 meter," jelasnya, Kamis (15/3/2018).

Mengenai waktu pembukaan akses Air Betung, pihaknya masih melihat kondisi alat berat, yang kini masih digunakan untuk pembersihan di kawasan Bandara Atung Bungsu.

"Sekitar 2 sampai 3 minggu kedepan, setelah pengerjaan di Bandara selesai, baru alat berat itu kita bawa kesini, untuk membuka akses jalan yang bisa mempermudah petani untuk pergi ke kebun, sekaligus bisa dijadikan akses wisata, karena tembus langsung ke objek wisata Curup Embun," katanya.

Dari kegiatan pembukaan akses perkebunan tersebut, tambah Adriansyah, dirinya berharap banyak adanya suport dari masyarakat, sehingga pada saatnya nanti alat berat tiba, untuk membuka jalan bisa didukung penuh, tidak ada yang menghalang-halangi.

"Suport yang penuh dari masyarakat, sangatlah dibutuhkan dalam pembukaan akses perkebunan ini," harapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved