Terkuak! Ini Orang yang Menjadi Dalang dari Video Porno Wanita dan Anak-anak yang Sempat Viral

Beberapa hari terakhir, dunia maya sempat dibuat gempar dengan beredarnya video porno yang melibatkan dua bocah di bawah umur dengan perempuan dewasa.

Umar juga menyebutkan bahwa kasus seperti ini tergolong baru di Indonesia.

"Ini baru, kasus pedofil biasanya pelakunya (predatornya) laki-laki terhadap korban perempuan atau laki-laki di bawah umur, namun kasus ini predatornya perempuan kepada anak kecil," kata Kombes Pol Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Senin (08/1/2018).

Sementara itu, korban dari video tindak asusila ini berjumlah tiga orang.

Mereka berinisial DN (9), SP (11), dan RD (9).

Ketiga korban diiming-imingin console game Playstation dan uang senilai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

Sementara Intan yang menjadi pemeran wanita dalam video tersebut mendapatkan imbalan sejumlah Rp 1,6 juta dalam dua kali pertemuan.

"Imel mendapat imbalan sebesar Rp 1.5 juta, orangtua Rd bernama Herni mendapat Rp 500 ribu dan Cici mendapat Rp 1 juta‎," kata Kapolda Jabar.

===

Pesanan dari Warga Asing

Kepada polisi, Faisal mengaku bahwa pada awalnya dia hanya ingin membuat foto mesum dengan pemeran anak kecil dan wanita dewasa.

Foto-foto tersebut kemudian diunggah di Grup Facebook bernama Vika.

Dalam forum tersebut, terdapat warga negara asing (WNA) asal Rusia yang berinisal R dan N asal Kanada.

Dua WNA inilah belakangan jadi berperan sebagai pemesan video porno.

"Pengakuan saudara Faisal, produksi video porno dipesan oleh dua orang asing, satu berinisial R asal Rusia dan satu lagi berinisial N asal Kanada yang dia kenal di jejaring Facebook. “

”Faisal mendapat uang dari kedua orang asing totalnya Rp 31 juta," kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (8/1/2018).

===

Video tersebut dikirimkan via pesan instan kepada R dan N pada bulan Agustus tahun lalu.

Faisal sendiri berhubungan keduanya via Telegram yang sempat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kepada sejumlah wartawan, Faisal mengaku‎ sudah memproduksi video sebanyak tiga kali namun satu video belum disebarkan.

"Saya melakukan ini untuk alasan uang saja, saya bekerja sebagai trader bit coin, saya kenal orang asing via media sosial Facebook.”

”Saya dibayar sesuai dengan yang dikatakan pak Kapolda (Rp 31 juta)," kata Faisal. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

===

Dilansir dari TribunStyle :

Tersangka Pembuatan Video Viral Bocah SD dan Wanita Tertangkap, Rupanya Ada Pesanan dari Warga Asing

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved