RSUD Empatlawang Tipe D Akhirnya Terakreditasi Perdana Segera Menuju Tipe C

"setelah melalui penilaiaan akhirnya RSUD Empatlawang kita kini sudah terakreditasi perdana," ungkap direktur RSUD Empatlawang.

RSUD Empatlawang Tipe D Akhirnya Terakreditasi Perdana Segera Menuju Tipe C
SRIPOKU.COM/AWIJAYA/DOKUMEN
Pegawai dan staf RSUD Empatlawang menggelar pengajian dan doa bersama agar terhindar dari musibah, karena gedung RSUD Empatlawang merupakan gedung baru dan baru operasional lima hari, Senin (27/3) 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empatlawang akhirnya terakreditasi
Status akreditasi perdana dari tim penilaian akreditasi nasional, sudah dikantongi rumah sakit tipe D ini sejak berapa hari lalu.

"setelah melalui penilaiaan akhirnya RSUD Empatlawang kita kini sudah terakreditasi perdana," ungkap direktur RSUD Empatlawang dr Devi Andrianty melalui kabid rekam medik Deri, Kamis (4/1).

Menurut Deri, capaian ini perlu di syukuri karena dengan predikat akreditasi bisa dicapai tidak luput dari kerja keras dalam semua elemen yang terkait di RSUD dalam menyiapkan semua syarat dan kelengkapan penilaian lain termasuk pelayanan di RSUD sendiri.

Namun yang tak kalah penting kata Deri status akreditasi merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan.

"setiap falitas kesehatan seperti puskesmas dan RSUD sekarang wajib akreditas, jika tidak banyak ruginya salah satu diantaranya tidak bisa klaim BPJS, "imbuhnya.

Untuk kelas atau tipe D masih disandang RSUD Empatlawang menurutnya akan terus diupayakan peningkatan tipe

Karena sudah banyak fasilitas pendukung, misalnya ruang kamar yang lebih dari 150 bed atau tempat tidur sudah terpenuhi, SDM yang memadai, namun kendala tenaga dokter pendukung yang masih minim.

Target, tambah Deri 2018 RSUD sudah naik kelas ke C, sehingga lebih mudah dalam menerima bantuan pusat yang peralatannya lebih besar, baik CT Scan maupun alat USG empat dimensi yang sebelumnya dilarang dibeli atau menerima bantuan akibat terganjal status kelas RSUD yang masih tipe D.

Di sisi lain, Deri mengaku optimis tahun 2018 harapan tercapai karena sudah didukung SDM yang masih muda dan lebih energik serta sarana masih baru.

"sekarang kita sudah miliki dokter spsialis bedah dan kandungan kemudian ditambah dokter anak dan penyakit dalam serta dokter umum, "pungkasnya. 

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved