Pecinta Dunia

Pecinta Dunia Tidak Memiliki Tempat Di Akhirat

Dunia ini hijau, molek dan manis dengan berbagai ragam corak yang menggiurkan, sehingga terkadang membuat terlena bagi yang memandangnya.

Editor: Salman Rasyidin
IST
Drs.HM. Daud Rusjdi AW 

Pecinta Dunia Tidak Memiliki Tempat Di Akhirat

Oleh : Drs.HM. Daud Rusjdi AW

Da'i Bidtadwin/Pengurus Masjid Al Qodr Panca usaha.

Dunia ini hijau, molek dan manis dengan berbagai ragam corak yang menggiurkan, sehingga terkadang membuat terlena bagi yang memandangnya.

Walaupun dunia ini hijau yang berarti damai dan penuh kedamaian, namun tidak sehijau dan sedamainya iman dan taqwa, begitu sabda Rasulullah yang dapat kita baca melalui Al Hadits Shohih Muttafaq.

Orang-orang yang cinta dunia, terkadang terbuai dengan segala keindahannya, sehingga lupa dengan sebuah tempat lain yang jauh lebih indah dan kekal di dalamnya.

Mereka terkadang lupa bahwa di dunia ini hanya sementara.

Apabila diibaratkan bepergian, maka dunia ini hanya merupakan persinggahan sebentar yang kemudian akan meneruskan perjalanan lagi.

Dunia yang indah, elok dan mempesona ini dengan segala isinya tidak akan kekal sebagaimana lazimnya orang menyebut 'alam fana".

Alam ini pasti datang akan rusaknya.

Sama halnya kecantikan seorang wanita paling bertahan hanya 25 tahun, ketampanan seorang lelaki paling bertahan 30 tahun.

Kepangkatan seseorang akan sampai kepada dua alternatif, kalau tidak orangnya meninggalkan pangkatnya lebih dahulu, atau pangkatnya yang meninggalkannya lebih dahulu.

Umur masih panjang, masa jabatan habis, maka pangkatlah yang meninggalkannya lebih dahulu.

Masa jabatan masih panjang umur sudah habis, maka jabatan ditinggalkan.

Di alam kubur tak ada gunanya pangkat yang disandangnya semasa hidupnya.

Sumber:
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved