OKU Launching Pemetaan Desa Lengkap

Program Nasional Agraria (Prona) BPN Kabupaten OKU ini dilaunching oleh Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM di Desa Airpaoh

Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Wabup OKU Drs Johan Anuar SH MM didampingi Kepala BPN OKU Ir Alim Bastian MM melepaskan balon pada Launching Pemetaan Desa Lengkap dan PTSL di Desa Airpaoh Kecamatan Baturaja Timur OKU, Selasa (3/10/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Kabupaten OKU melakukan Launching Pemetaan Desa Lengkap dan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) Tahap II sebanyak 28.000 bidang tanah.

Program Nasional Agraria (Prona) BPN Kabupaten OKU ini dilaunching oleh Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM di Desa Airpaoh Kecamatan Baturaja Timur, Selasa (3/10/2017).

Hadir juga Wakil Ketua DPRD OKU Dra Hj Indrawati MH, Muspida OKU dan ribuan masyarakat pendaftar sertifikat prona.

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Prona di Desa Airpoah Kecamatan Baturaja Barat menjadi Program Prima Unggulan Kantah (Kantor Pertanahan) Kabupaten OKU Tahun 2017.

Bahkan program Prona (Program Nasional Agraria ) dengan slogan “Mudah Mengurusnya Senang Menerimanya” ini sukses, maka Kantah Kabupaten OKU akan menjadi acuan di seluruh Indonesia.

Nilai plusnya lagi, Kantah Kabupaten OKU mendapat kuota tambahan pembuatan sertifikat jalur PTSL/Prona yang dibiayai dari APBN Perubahan tahun 2017 sebanyak 28.000 bidang persil.

"Kita semua sangat bersemangat untuk menyukseskan program Prima Unggulan Kantah OKU," terang Kepala BPN OKU Ir Alim Bastian MM seraya menambahkan karena kesuksesan program ini memiliki multi efek positif baik bagi Kantah OKU maupun masyarakat Kabupaten OKU sebagai penerima manfaat.

Pada semester pertama tahun 2017 OKU sudah mendapat kuota 4500 persil Prona, karena OKU berhasil sukses sesuai target maka pemerintah pusat pada semester kedua tahun ini memberikan tambahan 28.000 persil Prona di OKU.

Kepala BPN OKU didampingi Kasubag TU BPN OKU Katam A Ptnh SH MSi menjelaskan untuk menyukseskan program unggulan ini pihaknya menerjunkan tenaga andalan sebanyak 30 orang lebih.

Tim ini bekerja hingga larat malam dilengkapi fasilitas pendukung yang canggih pesawat drone baling baling empat yang dikendalikan dengan remot dari bawah.

Pesawat tanpa awak ini terbang dengan ketinggian sekitar 50 M untuk melakukan pemotretan hasil foto kemudian ditampilkan di komputer dan dicetak kemudian dipetakan dengan tingkat ketelitian 5-10 cm.

Sedangkan instruktur yang memandu dari mahasiswa jurusan Geodesi ITB dan surveyer BPN OKU.

Saat ini anggota Satgas di lapangan sudah mahir mengoperasikan drone.

Usai acara launcing diserahkan secara simbolis sertifikat asset kepada Pemerintah Kabupaten OKU, PT KAI dan JOB Pertamina Talisman.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved