Breaking News

Wisata Air Panas di Ranau OKU Selatan Ini Diyakini Bisa Menyembuhkan Penyakit Kulit, Jika Anda

Pada perbatasan Lampung Barat Desa Kota Batu, tepatnya di pinggiran Danau Ranau tersebut terdapat genangan air danau yang hangat.

Tayang:
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pengunjung saat berendam di air panas OKU dekat Danau Ranau OKU Selatan, Minggu (10/9). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Keindahan salah satu wisata di OKU Selatan Danau Ranau memang tak pernah bosan di pandang mata.

Megahnya gunung Seminung yang menjulang kelangit serta hamparan danau yang kehijauan menyejukan pandangan.

Namun ada satu bagian dari danau tersebut yang selalu menjadi daya tarik pengunjung pariwisata.

Pada perbatasan lampung barat Desa Kota Batu, tepatnya di pinggiran Danau Ranau tersebut terdapat genangan air danau yang dipisahkan dibuat sebuah kolam karena memiliki rasa hangat yang berbeda.

Tersedianya air panas yang berasal dari belerang yang bersumber dari gunung Seminung, yang menjadikan air di sekitar tersebut menjadi hangat.

Masyarakat sekitar meyakini kalau air yang hangat tersebut mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit apabila berendam ataupun mandi di area air kolam tersebut.

Kehangatan Air Panas tersebut hanya tidak bersuhu tinggi, sehingga tidak membahayakan untuk mandi disana.

Tak heran jika pengunjung mendatangi Danau Ranau akan mengunjungi wisata Air Panas itu juga.

Namun karena masih kurangnya promosi pengunjung wisata masih banyak yang tidak tahu keberadaan air berkhasiat tersebut.

Biasanya ramai kalau di hari libur, hari-hari besar, dan disaat weekend, ujar Sri, Minggu (10/9/2017) pedagang buah di daerah Wisata tersebut.

Tempat tersebut ramai dikunjungi di saat hari-hari libur, salah seorang pengunjung dari Palembang mengatakan bahwa tempat tersebut strategis,

"Sangat strategis, cobalah di promosikan dengan rutin,"Ucap Ahdian yang pergi bersama beberapa keluarganya.

Jalur yang di tempuh untuk menuju lokasi air panas terdapat dua jalur bisa menggunakan jalur darat yang pada saat ini masih dalam pembangunan.

Selain itu juga bisa menggunakan jalur air menggunakan Kapal Ketek, Wisatawan yang datang pada umumnya banyak menggunakan jalur danau. Sebab bisa menikmati serunya diaras kapal ketek yang berada di atas danau.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved