Berita Ogan Ilir

Terendam Air, 1.100 Hektar Lahan Program Cetak Sawah di Ogan Ilir Gagal Tanam

Ribuan hektar sawah program cetak sawah di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), terancam gagal tanam. 

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Agung Dwipayana
TANAM PADI - Petani di Ogan Ilir menanam padi di lahan program cetak sawah, Senin (11/5/2026). Sebanyak 1.100 hektar lahan cetak sawah di Ogan Ilir gagal tanam. 
Ringkasan Berita:
  • Ribuan hektar sawah program cetak sawah di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), terancam gagal tanam.

  • Adapun ancaman gagal tanam disebabkan oleh debit air akibat curah hujan yang tinggi. Air menggenangi lahan yang telah digarap. 
  • Kegagalan juga dipicu oleh kelalaian tim pelaksana yang tidak mempertimbangkan kondisi dan karakteristik lahan secara mendalam. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Ribuan hektar sawah program cetak sawah di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), terancam gagal tanam. 

Hal ini terungkap saat Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir pada Senin (11/5/2026) siang.

Ketua Komisi II DPRD Ogan Ilir, Amir Hamzah menyebut sebanyak 1.100 hektar sawah terancam gagal tanam.

"Ada 1.100 hektar sawah terancam gagal tanam dan ini dibenarkan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir," kata Amir Hamzah kepada wartawan di Indralaya, Selasa (12/5/2026).

Dijelaskannya, di Ogan Ilir sejauh ini ada 3 ribu hektar lahan yang digarap untuk program cetak sawah.

Adapun ancaman gagal tanam disebabkan oleh debit air akibat curah hujan yang tinggi. 

Air menggenangi lahan yang telah digarap. 

"Akibat kegagalan tersebut, anggaran untuk lahan yang belum berhasil diolah pun tidak dapat dicairkan,” ungkap Amir Hamzah.

Selain faktor alam, Amir Hamzah menyebut kegagalan juga dipicu oleh kelalaian tim pelaksana yang tidak mempertimbangkan kondisi dan karakteristik lahan secara mendalam. 

Contohnya di wilayah Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya, di mana lahan yang telah dikerjakan justru terendam air. 

Bahkan tanggul irigasi yang dibangun pun ikut tenggelam.

Komisi II DPRD Ogan Ilir berencana akan memanggil Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir.

"Kami akan bahas terkait kendala dan penuntasannya ke depan agar program cetak sawah di Ogan Ilir berhasil," kata Amir Hamzah.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved