Terduduk Lemas, Ini yang Dikatakan Tobing Lihat Pondok Tambal Ban Miliknya Terbakar
Sebuah pondok kayu tambal di Jalan Lingkar Selatan Jakabaring Ujung Banyuasin ludes dilalap si jago merah, Minggu (9/7/2017) malam sekitar pukul 18.24
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebuah pondok kayu tambal di Jalan Lingkar Selatan Jakabaring ujung Banyuasin ludes dilalap si jago merah, Minggu (9/7/2017) malam sekitar pukul 18.24.
Menurut informasi yang dihimpun, pada saat kejadian pondok tersebut dalam keadaan kosong yang tinggal pergi oleh pemilik kios, Tobing (45) ke rumah temannya tak jauh dari lokasi kejadian.
Beruntung dalam kejadian tersebut sebanyak enam unit mobil pemadaman kebakaran berhasil dengan cepat memadamkan api sehingga tidak menyambar ke rumah warga lainnya.
Tobing baru mengetahui tempatnya mencari nafkah sehari-hari usai ditelpon oleh tetangganya yang tinggal di dekat kios tambal ban miliknya.
Melihat pondoknya sudah ludes dilalap si jago merah ia hanya nampak terduduk lemas sembari melihat petugas pemadam kebakaran memadamkan api.
"Saya sedang pergi ke rumah teman, terus dapat telepon dari seseorang kalau kios saya terbakar," ujarnya ditemui di lokasi kejadian.
Tobing pun tak mengetahui apa penyebab pasti kebakaran tempatnya mencari nafkah selama enam tahun tersebut.
Namun tiba-tiba saja api langsung membesar dari dalam kios tambal ban miliknya.
Atas kejadian tersebut ia mengalami kerugian jutaan rupiah.
"Selain kios ini uang hasil tambal juga ludes terbakar. Karena seingat saya masih ada uang di dalam sana," ujarnya.
Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Kebakaran, Edison mengatakan dalam kejadian tersebut pihaknya setidaknya menurunkan sebanyak enam unit damkar.
"Ada enam mobil damkar kita turunkan. Butuh waktu satu jam untuk kita berjibaku memadamkan api," terangnya. (Odi Aria/Sripo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kebakaran_20170709_203406.jpg)