Dinkes Palembang Perketat Pemeriksaan Kesehatan. Indap Penyakit Ini, CJH Bisa Batal Berangkat Haji

Jika pada pemeriksaan menemui adanya CJH yang memiliki penyakit yang dinilai akut, maka pemberangkatan ibadah haji terpaksa dibatalkan.

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Dua calon jemaah haji yang konsultasi kesehatan dengan Dr Hj Desty Aryani M.Kes seusai menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Merdeka Jalan Merdeka Palembang, Senin (4/7/2017). 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Tahap kedua pemeriksaan kesehatan Calon Jemaah Haji (CJH), diperketat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang.

Bahkan Dinkes tak mau kecolongan terhadap CJH yang memiliki penyakit yang rentan.

Jika pada pemeriksaan menemui adanya CJH yang memiliki penyakit yang dinilai akut, maka pemberangkatan ibadah haji terpaksa dibatalkan.

"Sudah pasti kalau yang sedang hamil tidak bisa berangkat haji. Selain itu juga penyakit yang tidak bisa yakni TBC dan yang sedang cuci darah untuk pengobatan penyakit tertentu," ujar Dr Hj Desty Aryani M.Kes, Kepala Puskesmas Merdeka, Senin (4/7/2017).

Desty mengatakan, pada tahap pertama pemeriksaan CJH, mayoritas CJH mengidap penyakit hipertensi atau darah tinggi.

Selain juga ada yang mengidap penyakit kencing manis.

Namun CJH tetap bisa berangkat ibadah haji, asalkan selalu dilakukan kontrol atau chek-up agar kondisi kesehatan CJH tetap stabil.

"Memang mayoritas CJH berusia lansia, sehingga banyak yang hipertensi dan kencing manis.

Akan tetapi kita langsung lakukan pembinaan dan rutin konsultasi dengan CJH, agar kondisi CJH sehat sewaktu berangkat ibadah haji," ujarnya.

Dalam melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan CJH, Dinkes Kota Palembang menyiapkan sebanyak lima puskesmas yang sudah diatur pembagiannya untuk sejumlah 31 KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji).

Pada tahun ini setidaknya ada sekitar 2857 jemaah asal Palembang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di puskemas yang sudah ditunjuk.

"Kita antisipasi pada tahun ini tidak ada CJH yang batal berangkat. Maka itu kita maksimalkan pelayanan kesehatan bagi CJH sebelum pemberangkatan," ujar Dr Hj Letizia M.Kes, Kepala Dinkes Kota Palembang.

Letizia mengatakan, penyakit hipertensi memang menjadi ancaman bagi CJH untuk batal berangkat.

Selain itu ada penyakit kolestrol yang juga menjadi ancaman bagi CJH.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved