Berita Palembang

Hujan Deras Satu Jam, Inilah 2 Titik 'Langganan' Banjir di Palembang yang Tergenang dan Macet Parah

Pantauan di lapangan sekitar pukul 16.30 WIB, genangan terjadi di kawasan Simpang Polda dan Jalan Basuki Rahmat.

Tayang:
Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra
GENANGANBANJIR - Kondisi jalanan di kawasan Simpang Polda Sumsel pasca hujan deras mengguyur Kota Palembang selama kurang lebih satu jam, Selasa (21/4/2026). Jalanan menjadi macet dan sebagian kendaraan motor mogok. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras menyebabkan genangan di sejumlah titik Palembang, terutama Simpang Polda dan Basuki Rahmat.
  • Kemacetan parah terjadi, banyak kendaraan mogok akibat air setinggi lutut.
  • BPBD mengerahkan pompa air dan menyiapkan evakuasi, warga berharap solusi permanen banjir.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang selama kurang lebih satu jam pada Selasa (21/4/2026) sore menyebabkan genangan air di sejumlah titik dan memicu kemacetan lalu lintas.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 16.30 WIB, genangan terjadi di kawasan Simpang Polda dan Jalan Basuki Rahmat.

Kondisi ini membuat arus kendaraan menjadi semrawut, terutama di jalur menuju Jalan Kol H Burlian.

Sejumlah kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, terjebak kemacetan panjang. Bahkan, beberapa pengendara motor terpaksa berjalan kaki karena kendaraannya mogok akibat tingginya genangan air.

Irma (36), salah satu pengendara, mengaku awalnya masih bisa melintas. Namun, saat tiba di Simpang Polda, motornya tidak mampu menerobos genangan.

“Airnya lumayan dalam, hampir setinggi lutut,” ujarnya.

Hal serupa dialami Rohimin (41), warga Talang Betutu.

Ia mengatakan genangan tidak ditemui di wilayah lain, namun tiba-tiba muncul di titik tersebut.

“Tadi lewat Bukit belum banjir, pas di sini baru banjir. Motor jadi mogok karena airnya tinggi,” katanya.

Petugas kepolisian lalu lintas bersama Dinas Perhubungan terlihat berjaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan guna mengurangi kemacetan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Palembang, Ginta Setiawan, mengatakan pihaknya bersama Pos Pemadam Kebakaran dan Dinas PUPR telah mengerahkan lima unit pompa air untuk mengatasi genangan.

“Kami berupaya mengurangi dampak dengan menyedot air dan mengalirkannya ke tempat lain,” ujarnya.

Selain Simpang Polda, genangan juga dilaporkan terjadi di kawasan Kambang Iwak serta permukiman warga di Jalan Kasnariansyah.

Bahkan, air disebut masuk hingga ke dalam bangunan masjid di kawasan tersebut.

BPBD juga menyiapkan perahu sebagai langkah antisipasi jika diperlukan untuk evakuasi warga terdampak.

Warga berharap pemerintah segera mencari solusi permanen, mengingat kawasan Simpang Polda kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved