Berita Palembang

Pasca Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuat Konten Diamankan Polisi dan Minta Maaf

Dalam video tersebut, EBI mengakui bahwa foto pocong yang viral itu sepenuhnya merupakan hasil editan AI.

Tayang:
Editor: pairat
Sripoku.com/Andi Wijaya
DIAMANKANPOLSEK GANDUS - Kolase penampakan pocong di Gandus Palembang (kiri). Pelaku FB alias EBI pembuat konten pocong (kanan). Misteri foto pocong yang sempat menghebohkan dan meresahkan warga Gandus akhirnya terungkap. Setelah viral di berbagai platform media sosial (medsos) di kota Palembang dan memicu beragam komentar dari masyarakat, Polsek Gandus berhasil mengamankan pembuat konten tersebut.Pelaku diketahui bernama FB alias EBI (24 

Ringkasan Berita:
  1. Polsek Gandus mengungkap foto pocong sempat viral dan meresahkan warga Palembang merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
  2. Pembuat konten berinisial FB alias EBI (24) telah diamankan dan mengakui perbuatannya serta menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat melalui video klarifikasi. 
  3. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih kritis menyikapi informasi di media sosial dan mengingatkan kreator konten agar menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Misteri foto pocong yang sempat menghebohkan dan meresahkan warga Gandus akhirnya terungkap.

Setelah viral di berbagai platform media sosial di Kota Palembang dan memicu beragam komentar dari masyarakat, Polsek Gandus berhasil mengamankan pembuat konten tersebut.

Pelaku diketahui berinisial FB alias EBI (24), seorang wiraswasta. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, foto pocong yang beredar luas itu dipastikan bukan kejadian nyata, melainkan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gandus AKP I Made Budi Harta mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat karena foto tersebut telah menimbulkan keresahan dan berbagai spekulasi.

POCONG VIRAL GANDUS : Warga kota Palembang dibuat heboh dengan kabar viral mengenai dugaan aksi perampokan bermodus pocong jadi-jadian yang disebut terjadi di kawasan Jalan Anugerah Residence 3 Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (18/5/2026), lalu sekitar pukul 01.22
POCONG VIRAL GANDUS : Warga kota Palembang dibuat heboh dengan kabar viral mengenai dugaan aksi perampokan bermodus pocong jadi-jadian yang disebut terjadi di kawasan Jalan Anugerah Residence 3 Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (18/5/2026), lalu sekitar pukul 01.22 (Handout)

Baca juga: Viral Dugaan Pocong Jadi-jadian Merampok di Gandus Palembang, Warga Dibikin Resah, Ini Kata Polisi

"Kami telah mengamankan pembuat konten yang viral tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui bahwa foto pocong yang beredar di media sosial merupakan hasil editan menggunakan teknologi AI," kata Made Budi Harta, Minggu (31/5/2026).

Ia menjelaskan, banyak masyarakat yang sempat mempercayai foto tersebut sebagai kejadian nyata.

Bahkan, tidak sedikit warga yang membagikan ulang foto itu ke berbagai grup media sosial sehingga membuat isu tersebut semakin berkembang.

"Foto tersebut sempat membuat masyarakat bertanya-tanya dan menimbulkan keresahan. Setelah kami lakukan pendalaman, ternyata foto itu bukan kejadian sebenarnya, melainkan hasil rekayasa digital menggunakan AI," jelasnya.

Dalam pemeriksaan, EBI mengakui perbuatannya. Ia juga membuat video klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas foto yang dibuat dan disebarkannya.

Dalam video tersebut, EBI mengakui bahwa foto pocong yang viral itu sepenuhnya merupakan hasil editan AI.

"Terkait foto yang viral di media sosial di Gandus, saya tegaskan bahwa itu merupakan hasil editan AI. Saya pribadi meminta maaf atas keresahan yang timbul di masyarakat. Itu merupakan kesalahan saya. Sekali lagi saya memohon maaf," kata EBI dalam video klarifikasinya.

Pengakuan tersebut sekaligus membantah berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai kemunculan sosok pocong di wilayah Gandus. Polisi memastikan foto yang beredar hanyalah hasil manipulasi digital dan tidak memiliki unsur kejadian nyata.

I Made Budi Harta mengapresiasi sikap kooperatif pelaku yang mengakui kesalahannya dan bersedia memberikan klarifikasi secara terbuka.

"Yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Klarifikasi ini penting agar tidak ada lagi kesalahpahaman atau informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved