Masyaallah! Ingin Menguasai Motor, Dua Pelaku Ini Nekat Mencoba Membunuh Temannya

Dua pelaku ini mencoba membunuh temannya dengan menikam pakai pisau dan memukul kepala korban pakai batu hanya karena ingin ambil motornya.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka Sapta, saat diamankan polisi di Polsek Lubuklinggau Timur. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Apa yang dilakukan oleh Sapta Putra Jaya Negara (17) dan rekannya Rezi tergolong cukup sadis.

Hanya karena ingin mengambil sepeda motor milik temannya sendiri, yaitu Khairul Ikhsan (16) mereka nekat mencoba membunuh temannya dengan menikam korban pakai pisau berulang kali dan memukul kepalanya dengan batu.

Akibatnya, Khairul Ikhsan mengalami beberapa luka tusuk di tubuhnya dan mengalami cedera cukup parah di bagian kepalanya hingga tampak berlumuran darah.

Namun beruntung, meski terluka parah, nyawa Khairul Ikhsan masih bisa diselamatkan. Dalam kondisi sempoyongan dan tubuhnya berlumuran darah, ia ditemukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini terjadi Selasa (13/6/2017) sekitar pukul 19.00 di jalan poros Fatmawati dekat SMAN 5 Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Bermula ketika Khairul Ikhsan, berstatus pelajar SMA yang beralamat di Jalan Junaidi RT01 No.218 Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I diajak pergi oleh rekannya Rezi dan Sapta.

Alasannya untuk membantu memperbaiki sepeda motor milik Rezi yang rusak. Kemudian dengan berbonceng tiga, mereka  pergi dengan mengendarai sepeda motor milik Khairul Ikhsan jenis Honda Beat warna biru putih BG2876HG.

Motor tersebut dikemudikan oleh Rezi, dengan korban berada ditengah dan dibagian belakang adalah Sapta.

Korban Khairul Ikhsan dalam kondisi berlumuran darah dan nyaris tewas usai dirampok temannya sendiri. Korban sedang menjalani perawatan di RS Siti Aisyah.
Korban Khairul Ikhsan dalam kondisi berlumuran darah dan nyaris tewas usai dirampok temannya sendiri. Korban sedang menjalani perawatan di RS Siti Aisyah. (SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI)

Sesampainya di jalan poros dekat SMAN 5 Lubuklinggau, Rezi menghentikan laju sepeda motor yang dikemudikannya. Kemudian Sapta turun dari sepeda motor diikuti oleh korban.

"Ketika korban sedang kencing, Rezi memberikan sebongkah batu kepada Sapta agar memukul korban. Maka Sapta pun memukul kepala korban hingga tersungkur jatuh," ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Ismail, Kamis (15/6/2017).

Setelah korban jatuh, Rezi menikam korban secara berulang-ulang. Korban sempat berteriak minta tolong, namun mulutnya dibekap oleh Rezi.

Sebelum meninggalkan korban dalam keadaan tidak berdaya, Sapta kembali memukul kepala korban dengan batu sebanyak satu kali.

Selanjutnya, Rezi dan Sapta kabur kearah Watas Lubuklinggau Barat dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk dipunggung sebanyak empat lubang dan satu luka robek di kepala.

"Adapun korban ditemukan dalam keadaan sempoyongan dan berlumuran darah oleh Unit Reskrim Polsek LubuklinggauTimur. Lalu korban dibawa ke rumah sakit Siti Aisyah untuk dilakukan pengobatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved