7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi juga tidak semata menimpa orang tua, yang berusia muda juga harus waspada.

Editor: Budi Darmawan

SRIPOKU.COM - Kolesterol tinggi bisa terjadi pada siapa saja. Ini bukan eksklusif orang bertubuh gemuk, yang bertubuh kurus pun tidak berarti kolesterolnya rendah. Kolesterol tinggi juga tidak semata menimpa orang tua, yang berusia muda juga harus waspada.

Ada dua macam kolesterol yaitu pertama, kolesterol jahat atau biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein). Kolesterol ini dapat menempel pada pembuluh darah. Kedua, kolesterol baik atau dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein). Kolesterol baik merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh.

Berikut 7 cara menurunkan kolesterol tinggi dalam tubuh :

#1. Periksa kadar kolesterol. Langkah pertama dalam menurunkan kolesterol tinggi adalah dengan memeriksa kadar kolesterol. Kadar kolesterol normal dalam tubuh adalah 160 - 200 mg / dl, dengan kadar LDL di bawah 130, dan HDL berada di atas angka 40. Agar tetap dalam keadaan normal, maka penumpukan kadar LDL harus dicegah.

#2. Menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan yang berlebih adalah salah satu cara untuk menurunkan kolesterol tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa berat badan yang berlebih dapat mengganggu proses tubuh dalam menghancurkan lemak. Mengurangi sekitar 2.5–4.5 kg berat badan dipercaya dapat memperbaiki kadar kolesterol.

#3. Berolah-raga secara rutin. Rutin berolah raga adalah salah satu cara efektif menurunkan kadar kolesterol tinggi. Jalan santai, jogging atau jenis olahraga ringan lainnya yang dilakukan secara rutin akan membantu meningkatkan kadar HDL. Usahakan berolahraga 30 menit setiap hari dan lima hari dalam seminggu.

#4. Bersahabat dengan lemak baik. Jika telah didiagnosa memiliki kadar kolesterol tinggi, biasanya disarankan agar kita menurunkan konsumsi lemak. Sebaiknya kita mengonsumsi jenis makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, seperti selai kacang, alpukat, minyak zaitun, kanola, serta kacang-kacangan. Penelitian membuktikan bahwa jenis lemak tersebut membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dalam darah, serta meningkatkan HDL.

Minyak zaitun contohnya. Minyak zaitun adalah contoh lemak baik yang akan menurunkan kadar LDL dalam tubuh. Mengapa orang di timur tengah dan sekitar mediterania jarang terkena darah tinggi sementara mereka banyak mengkonsumsi daging ? Jawabnya adalah karena mereka memasaknya dengan minyak zaitun. Minyak zaitun sangat efektif untuk menurunkan kolesterol tinggi.

#5. Diet rendah lemak. Konsumsi makanan yang rendah lemak. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh dan bukan mengandung lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka kurangi konsumsi makanan yang digoreng.

#6. Konsumsi makanan berserat dan anti oksidan. Perbanyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.

#7. Hindari alkohol dan merokok. Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah. Dengan menghindari alkohol dan rokok secara tak langsung akan menurunkan kadar kolesterol.

Makanan Untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi
Makanan adalah bagian penting dalam upaya menurunkan kolesterol tinggi. Mengkonsumsi makanan yang tepat bisa memenuhi dua fungsi sekaligus, yaitu memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi serta menurunkan kadar kolesterol atau lemak jahat dalam tubuh.

Berikut ini adalah beberapa makanan untuk menurunkan kolesterol tinggi :

#1. Kedelai dan kacang. Mengurangi lemak jenuh adalah langkah baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Ganti daging dengan makanan berbahan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai. Kandungan isoflavon pada kedelai dapat membantu menurunkan LDL (Low Density Lipoprotein) alias kolesterol jahat. Konsumsi setidaknya 25 gram protein kedelai setiap harinya untuk membantu menurunkan kolesterol.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved