Kesal tak Diberi Mencium, Aldi Cekik dan Tampar Pacarnya, Ini Akibatnya

"Awalnya saya mau cium dia, tapi tidak mau. Karena itu saya pun mau menciumnya secara paksa," jelasnya.

Kesal tak Diberi Mencium, Aldi Cekik dan Tampar Pacarnya, Ini Akibatnya
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Aldi tersangka kekerasan saat diamankan di Polda Sumsel, Jumat (24/3/2017).

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Diduga kesal lantaran pacarnya inisial, End (21) tidak mau dicium dan malah berteriak saat akan dicium secara paksa, membuat Aldi (21), akhirnya marah lalu nekat mencekik, menyakar dan menampar pacarnya tersebut.

Namun akibat ulahnya, kini Aldi yang diketahui merupakan seorang mahasiswa jurusan Teknik Energi semester enam di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Palembang tersebut harus membayar mahal dengan mendekam di sel tahanan setelah diamankan pihak Kepolisian.

Warga Jalan Lintas Timur Km 35 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini, diamankan Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel saat berada di kampusnya setelah mendindaklanjuti laporan dari orangtua pacarnya yang melaporkan kejadian tersebut.

Ditemui di Polda Sumsel, Jumat (23/3/2017), tersangka Aldi, mengatakan, kejadian tersebut terjadi di kosan pacarnya yang berada di Jalan Lunjuk Jaya Kecamatan Ilir Barat (IB) I pada malam kemarin.

"Awalnya saya mau cium dia, tapi tidak mau. Karena itu saya pun mau menciumnya secara paksa," jelasnya.

Namun, dikatakan tersangka Aldi, saat hendak dicium secara paksa tersebut, pacarnya malah berteriak hingga membuatnya kesal dan ketakutan.

"Saya cekik lehernya kemudian saya cakar dan tampar sebanyak empat kali. Saya nekat berbuat itu karena hilaf dan juga takut didengar tetangga," terangnya.

Sementara itu, Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Hans Rahmatullah Irawan, menjelaskan, tersangka diamankan setelah pihaknya mendindaklanjuti laporan dari orangtua korban.

"Sehari setelah kejadian itu, orangtuanya melapor dan pada esok harinya, kita langsung amankan tersangka Aldi di kampusnya," terangnya.

Berdasarkan keterangan dari korban, dikatakan Hans, korban sudah tidak mau menjalin hubungan (Pacaran) dengan tersangka namun, tersangka tidak mau hingga akhirnya melakukan perbuatan kekerasan tersebut.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved