Breaking News

Desa Sungai Somor Terus Berbenah Diri

Infrastruktur jalan cor setapak layang di wilayah perairan Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus menjelajahi k

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Bedjo
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Pembangunan jalan cor setapak layang, di atas rawa-rawa di Desa Sungai Cengal, OKI. 

SRIPOKU.COM , KAYUAGUNG – Infrastruktur jalan cor setapak layang di wilayah perairan Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus menjelajahi kawasan pemukiman penduduk di pesisir Pantai Timur, Kamis (15/12/2016).

Berita Lainnya:
Akses Jalan Menuju Tambak di Atas Desa Sungai Lumpur Kini Dibangun Cor Beton

Bangunan demi bangunan mulai terlihat di pelosok desa maupun desa terpencil khususnya di wilayah perairan yang didominasi rawa-rawa. Untuk membangun, tidak menjadi persoalan bagi Kepala Desa Desa Sungai Somor, Daniat Damhar bersama perangkat desa, walaupun warga desanya sebagian besar rumah bangunan di atas sungai.

“Untuk melakukan pengembangan pembangunan, di atas rawa-rawa juga dibuat jalan kontruksi cor beton setapak layang. Sehingga kendaraan sepeda motor warga bisa beraktifitas seperti layaknya tinggal di atas daratan,” kata Daniat.

Maka itu, dengan adanya program Pemerintah Daerah membangun OKI dari desa, pihaknya bisa mengatur rencana pembangunan desa yang sesuai keinginan masyarakat desa. “Apa yang dibangunkan sekarang ini, berdasarkan keinginan warga desa untuk melakukan pengembangan desa,” ujar Daniat seraya menyebutkan bangunan yang baru dibangun seperti jalan cor beton jalan darat, jalan cor beton setapak layang di atas rawa-rawa, pembangunan sumur bor siap pakai lengkap dengan tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) di beberapa titik dusun sudah direncakan untuk pengembangan selanjutnya.

Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar SE melalui Camat Cengal H Rosihan Anwar SSos mengatakan, upaya pemerintah desa untuk mendukung program pemerintah daerah membangun OKI dari desa sudah terwujud dengan baik. Dari 17 desa yang ada di wilayah Kecamatan Cengal, rata-rata sudah membangun desanya dengan menggunakan anggaran dana desa dan alokasi dana desa.

“Alhamdulillah desa-desa sekarang berlomba untuk membangun desanya masing-masing,” kata Rosihan seraya mengatakan apabila ada desa yang bermain mengenai dana desa tanggungjawab sendiri resikonya.

“Saya yakin, kades tidak mau tersandung masalah hukum,” singkatnya. (Mat Bodok)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved