Breaking News

Longsor di OKU Selatan

Longsor di Dua Tempat, Nurhamin Beserta Motor dan Sekarung Cabai Diduga Tertimbun Tanah

Berdasarkan keterangan Camat Sungaiare, korban di lokasi longsor pertama memang ada. Dan hingga saat ini masih dalam pencarian.

Tayang:
Penulis: Evan Hendra | Editor: Tarso
Longsor di Dua Tempat, Nurhamin Beserta Motor dan Sekarung Cabai Diduga Tertimbun Tanah - longsor-oku-selatan_20161129_194030.jpg
istimewa
Longsor di Sungaiare OKU Selatan menyebabkan jalan tertutup material tanah, pohon dan kayu dengan ketinggian 3 hingga 7 meter.
Longsor di Dua Tempat, Nurhamin Beserta Motor dan Sekarung Cabai Diduga Tertimbun Tanah - longsor-di-oku-selatan_20161129_194340.jpg
istimewa
Longsor juga terjadi di dua titik ruas jalan menyebabkan dua kecamatan yakni Kecamatan Muarasindang dan Sindangdanau OKU Selatan terisolir.

Akibat bencana tanah longsor tersebut, dua Kecamatan dengan puluhan ribu jiwa terisolir karena ruas jalan yang tertimbun ratusan kubik material longsor merupakan satu-satunya akses keluar dari dua kecamatan itu.

Informasinya, Longsor yang terjadi di ruas jalan menuju dua kecamatan tersebut terjadi pada Senin (28/11) sekitar pukul 17.00 sore yang diduga bersamaan dengan turunnya hujan deras yang terjadi diwilayah tersebut.

Tidak tanggung-tanggung longsor di ruas jalan tersebut  terjadi di dua titik dengan jarak sekitar 400 meter. Ruas jalan yang tertimbun material longsor di daerah tersebut diperkirakan sepanjang 40-70 meter dengan tinggi material sekitar 3-7 meter yang bervariasi antara kayu, bambu dan batu.

Warga yang berusaha melakukan pembukaan jalan dengan menggunakan  peralatan seadanya tidak berhasil karena material longsor bukan hanya tanah melainkan bermacam-macam sehingga warga hanya bisa pasrah dan menunggu bantuan alat berat dari pemerintah OKU Selatan.

"Tidak ada pilihan lain bagi warga dua kecamatan tersebut selain menunggu hingga akses jalan kembali terbuka karena ruas jalan yang tertimbun longsor hanya satu-satunya akses jalan menuju pusat kota. Sedangkan disisi jalan selain tebing, merupakan jurang yang sangat dalam. Jadi tidak ada akses lain selain membuka jalan yang tertimbun longsor tersebut,” ungkap warga sekitar melalui pesan singkat.

Kepala BPBD OKU Selatan Zulyaser ketika dikonfirmasi membenarkan adanya informasi menganai lokasi longsor yang menyebabkan dua kecamatan terisolir. Lokasi longsor kata dia, berdasarkan informasi yang masuk berada di  Desa Wates.

Bahkan menurut Yaser timbunan longsor di wilayah tersebt terletak di enam titik dengan volume longsor yang cukup besar, material longsor berupa batang pohon, tanah dan bebatuan.

“Jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Dua kecamatan terisolir. Pemerintah akan berusaha sekuat tenaga untuk membuka jalan agar akses jalan bisa kembali dan bisa dilalui oleh kendaraan sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti semula,” katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved