16.674 Siswa Baru Berebut 7068 Kursi SMA dan SMK Negeri

Jumlah pendaftar dalam penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK negeri di Kota Palembang mencapai 16.674.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso

SRIPOKU,COM. PALEMBANG -- Jumlah pendaftar dalam penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK negeri di Kota Palembang mencapai 16.674.

Artinya calon siswa SMA/SMK ini harus bersaing ketat untuk masuk ke sekolah negeri yang diinginkan karena kuota yang disediakan hanya 4.088 kursi untuk SMA dan 2.980 kursi SMK dari total 28 sekolah yang ada di Palembang.

Kabid SMP/SMA/SMK Disdikpora Kota Palembang, Lukman Haris, Senin (20/6), mengatakan,  calon siswa ini tetap harus bersaing untuk masuk ke sekolah negeri yang dinginkan.

"Hari ini siswa akan tes masuk SMK dan SMK. Masing-masing sekolah sudah menyiapkan soal-soal sesuai dengan arahan kami. Ada 60 soal yang akan dijawab oleh siswa yang terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. 40 soal berasal dari kelas 3, 30 persen soal kelas 2 SMP dan 30 persen soal kelas 1," ujarnya.

Mengenai jumlah penerimaan peserta, pastinya sesuai dengan daya tampungnya SMAN/SMKN masing-masing, seperti di SMAN 12 Palembang daya tampungnya 205 sedangkan pendaftar 387, jadi daya tampung SMAN mulai dari 200 hingga 300 keatas, dan buat SMKN daya tampungnya dari 360 sampai dengan 560.

"Melihat dari data statistik peminat SMKN lebih dominan, seperti di SMKN 4 Palembang 1.416, walaupun belum unggulan tapi peminatnya mengalahkan SMKN 2 Palembang," ujarnya.

Lukman menambahkan, hasil tes inilah yang akan dijumlahkan dengan nilai UN, nilai US beserta rapor siswa untuk diambil nilai rata-ratanya dan kemudian dibuat sistem perangkingan sesuai nilai dan kuota sekolah. Penggunaan sistem perangkingan ini tentunya akan dapat mengakomodir kuota kebutuhan sekolah sehingga dapat lebih seimbang.

Proses PPDB tahun ini dilakukan secara online, dimana proses pendaftaran dilakukan http://palembang.siap-ppdb.com yang berlangsung dari 13 sampai 18 juni lalu. Para peserta akan melalui tes ujian tertulis berupa tes akademik yang didasarkan pada empat mata pelajaran ujian nasional, serta khusus bagi jenjang SMK ditambah dengan mata pelajaran jurusan yang diminati.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved