Reptil Itu Teman Kami
Siapa yang tidak tahu akan bahayanya ular, begitu pula dengan biawak, buaya, dan masih banyak lainnya.
Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hewan reptil identik dengan hewan-hewan yang mengerikan nan mematikan.
Siapa yang tidak tahu akan bahayanya ular, begitu pula dengan biawak, buaya, dan masih banyak lainnya.
Seekor hewan reptil tentu bukanlah tandingan seorang manusia.
Namun, bagi komunitas Sumsel Reptil, hal tersebut tidak berlaku. Bagi mereka, segala jenis hewan yang termasuk dalam kelompok reptil adalah sahabat.

SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Seorang anggota Sumsel Reptil tengah mencoba menjinakkan seekor ular kobra
Seberapa bahanya hewan tersebut, akan dirawat untuk dijadikan teman. Wah, ada-ada saja ya.
Dikatakan Ketua Sumsel Reptil, Supardi, ia dan teman-teman di komunitas pada umumnya memiliki setidaknya satu ekor hewan reptil.
Namun, reptil yang mereka miliki bisa dikatakan tidaklah terlalu bahaya karena tidak ada yang namanya buaya atau jenis-jenis ular berbahaya yang mereka pelihara.
Tetap saja, bagi kita yang melihat langsung rombongan ini, diyakini pasti akan takut.
"Komunitas ini terbentuk sejak 27 Juni 2015. Kita kenal melalui media sosial dan sama-sama mencintai hewan reptil sehingga sepakat membentuk suatu wadah bernamakan Sumsel Reptil," kata pria bersapaan Pardia Boa ini, belum lama ini.
Seiring berjalannya waktu, Pardi mengatakan, jumlah keanggotaan terus bertambah hingga akhirnya sekarang berjumlah 32 orang.

SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Ayak dan suami memperlihatkan keakraban mereka dengan ular boa yang mereka pelihara.
Selain memiliki hewan reptil, ada juga yang tidak memiliki namun tetap diterima sebagai anggota karena memiliki kesungguhan untuk melestarikan hewan reptil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/anggota-sumsel-reptil-saat-pose-bersama-hean-reptil-kesayangan_20160311_114150.jpg)