Membangun OKI dari Desa Digilir Per Zona

Menerapkan strategi berupa pembangunan dilakukan berdasarkan zona, sangatlah tepat.

Editor: Sudarwan
dok Pemkab OKI
Bupati OKI Iskandar SE saat meninjau pembangunan ruas jalan Kayuagung-Pedamaran Timur. Pembangun OKI dibagi per zona untuk meningkatkan kualitas. 

Pemerintah berkomitmen menghubungkan Jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur agar masyarakat di 4 Kecamatan tersebut tidak terisolir.

Tahun 2015 dibangun sepanjang 12 Km, tahun 2016 ini dibangun sepanjang 14,38 Km.

Pembangunan Jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur Insya Allah tuntas di 2017.

Demikian dengan jalan Kayuagung-Kijang-Terusan Menang (SP. Padang) sepanjang 15 Km. sudah dibangun sepanjang 7 Km di tahun 2015, Tahun 2016 ini akan dituntaskan pembangunannya sepanjang 7.7 Km.

Dibidang energi, Listrik kini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di pelosok desa dan di pesisir-pesisir.

Sebanyak 540 unit pembangkit listrik tenaga surya di serahkan Pemkab OKI untuk masyarakat yang berada di pesisir pantai timur OKI. 2 Unit pembangkit listrik komunal kapasitas 25 Kw juga sudah menerangi rumah-rumah warga di SP 3 Jaya Makmur Kecamatan Tulung Selapan.

Di tahun 2015 Pemkab OKI juga telah memasok jaringan listrik desa hingga 103,96 Km. salah satu keberhasilan tersebut yaitu, mengentaskan masyarakat kecamatan Sungai Menang dari keterbelakangan melalui jaringan listrik desa pada tahun 2015. Memang pasokan energy listrik adalah bagian dari tupoksi PLN namun upaya itu perlu dukungan penuh pemerintah daerah.

Di bidang ekonomi kerakyatan, Pemkab. OKI menuntaskan program 1 desa 1 koperasi yang akan tuntas di 20117. Serta merevitalisasi pasar rakyat di desa-desa.

Fokusnya pada revitalisasi fisik, sebagai upaya perbaikan dan peningkatan fisik pasar agar lebih bersih, sehat dan nyaman.

Tahun 2015 pemerintah daerah merevatilisasi 6 pasar desa, tahun 2016 sebanyak 12 pasar desa.

Dibidang pendidikan dasar, Program 1 desa 1 Paud akan tuntas di tahun 2016. Dimana saat ini Kabupaten OKI sudah memiliki 413 lembaga Paud dari 327 desa dan kelurahan se OKI. Pemerintah daerah menargetkan pemerataan Paud di setiap desa pada 18 Kecamatan di OKI. Saat ini Kabupaten OKI masih kekurangan 74 Lembaga Paud. Tahun 2014 di bangun 5 Paud, 2016, 5 Paud, 2016 64 Paud.

Dibidang kesehatan, Program satu Desa 1 Poskesdes hanya menyisakan 4 desa lagi yang belum memiliki Poskesdes karena sejak Tahun 2014 Program ini sudah berjalan. Program ini dijadwalkan tuntas di tahun 2017.

Di tahun 2016 ini pembangunan di OKI beralih dan bergilir ke wilayah Barat. Zonanya juga meliputi 5 kecamatan yakni Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, Mesuji Makmur dan Mesuji Raya. Bukti pembangunan sedang difokuskan di zona ini, dana segar Rp 41 milyar akan digelontorkan Pemkab OKI untuk Mesuji Makmur saja, itu belum termasuk untuk kecamatan lain.

"Jadi tahun ini Mesuji Makmur akan kita bangun infrastruktur jalan. Termasuk pembangunan di bidang kesehatan, pertanian, pendidikan dan sektor lainnya. Pembangunan serupa juga dilakukan di kecamatan lain yang masuk ke zona ini,"janji Iskandar.

Iskandar menambahkan, dirinya memang tidak mengunjungi tempat tempat kampanye dulu, tapi ia hadir dengan program pembangunan.

Tahun ke-3, 4 dan 5 mendatang akan menuntaskan rencana pembangunan jangka menengah dan panjang. (rel)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved