Berita Muba

Jembatan Lalan Muba Kembali Ditabrak Tongkang, Satu Tiang Pancang Roboh

Jembatan Lalan kembali mengalami insiden setelah sebuah kapal tongkang menabrak bagian jembatan.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Odi Aria
Handout
DITABRAK TONGKANG- Jembatan Lalan Muba kembali mengalami insiden setelah sebuah kapal tongkang menabrak bagian jembatan pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 07.10 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan Lalan Muba kembali ditabrak kapal tongkang pada Kamis (22/1/2026) pagi akibat dorongan angin kencang
  • Akibat tabrakan tersebut satu tiang pancang roboh
  • Kapal tongkang menabrak yang Jembatan Lalan Muba langsung diamankan

SRIPOKU.COM, SEKAYUJembatan Lalan kembali mengalami insiden setelah sebuah kapal tongkang menabrak bagian jembatan pada, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 07.10 WIB.

Peristiwa ini terjadi tak lama setelah jembatan tersebut kembali dibuka untuk aktivitas masyarakat.

Insiden melibatkan kapal tongkang Bojoma 2903 dan FP 3003 yang dibantu kapal pandu TB Kayu Manis XX.

Kapal terdorong angin kencang dari sisi kanan lambung, menyebabkan buritan bergeser ke kiri hingga menyenggol tiang pancang jembatan.

Akibat kejadian tersebut, satu tiang pancang dilaporkan roboh. Meski demikian, kondisi lambung kiri tongkang dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan.

Camat Lalan, Jamian, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa untuk sementara waktu jalur sungai tetap dibuka agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Namun, kapal tongkang yang terlibat telah diamankan dan ditahan untuk kepentingan pemeriksaan.

“Betul, kejadian ini sudah ditangani bersama pihak terkait. Untuk sementara jalur tidak ditutup karena masih bisa dilalui, namun kapal yang menyenggol sudah diamankan dan saat ini ditahan,” kata Jamian, Jumat (23/1/2026).

Jamian menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi teknis untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan guna memastikan tidak terdapat kerusakan fatal yang dapat membahayakan pengguna.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lalan, Iwan Aldes, meminta agar pembangunan jembatan segera dipercepat mengingat insiden serupa kerap terjadi.

Ia juga mendorong adanya pemandu khusus bagi kapal yang melintas di sekitar jembatan.

“Kami berharap pembangunan jembatan ini bisa segera dipercepat agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Selain itu, perlu ada pemandu khusus bagi kapal yang melintas di kawasan ini supaya kejadian serupa tidak terus berulang,” tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved