Jalan Provinsi Muaraenim-Lahat Akhirnya Putus Total

Setelah empat longsor akhirnya jalan penghubung Muaraenim-Lahat melalui Kecamatan Semende Darat Ulu putus total.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Jalan Provinsi menghubungkan Muaraenim-Lahat di Kecamatan Semende Darat Ulu Muaraenim, putus total, Senin (18/1/2016) 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Setelah sempat longsor, akhirnya jalan propinsi ruas Simpang Sugihwaras - Pulau Panggung, yang menghubungkan Kabupaten Muaraenim - Lahat, putus total, di Desa Karya Nyata, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Muaraenim, Senin (18/1/2016) pukul 03.00.

Dari pantauan dan informasi di lapangan, jalan tersebut mulai longsor setengah badan jalan, Sabtu (16/1) sekitar pukul 16.00, namun kesekon harinya Minggu (17/1), longsor semakin membesar dan memanjang.

Puncaknya Senin (18/1), jalan tersebut benar-benar putus total sehingga baik kendaraan roda dua dan empat tidak bisa lagi melintas, termasuk untuk pejalan kaki.

Akibatnya warga membuat jalan alternatif yang hanya bisa dilintasi oleh motor dan pejalan kaki dengan melintasi kebun milik warga.

Menurut Kailani (41) warga Desa Pulau Panggung, bahwa jalan tersebut menghubungkan antara Desa Karya Nyata dan Desa Pulau Panggung, Kecamatan SDL, Muaraenim.

Putusnya jalan tersebut, mengganggu perekonomian warga sebab  merupakan jalan yang tersingkat jika ingin ke Muaraenim bila dibandingkan jalur lain yang harus melingkar dan jaraknya sangat jauh.

Untuk itu, pihaknya berharap, jalan tersebut cepat diperbaiki dan kepada masyarakat terutama yang tanahnya terkena pembangunan jalan baru untuk ikhlas karena ini untuk kepentingan orang banyak.

Hal senada juga dikatakan oleh Danramil Semende Kapt Inf Mulyadi, bahwa pihaknya semenjak terjadinya longsor tersebut setiap hari menempatkan personilnya untuk menjaga dan melaporkan perkembangan tanah longsor tersebut supaya tidak menelan korban jiwa.

Dan untuk lokasi tersebut sudah dibuat garis police line supaya warga tidak lagi melintas atau melihat dari dekat sebab tanahnya sangat labil dan sewaktu-waktu bisa longsor lagi.

Sementara itu Kasi Pelaksana Wilayah I PU BM Sumsel Pardhi, mengatakan status jalan tersebut adalah jalan propinsi yakni ruas jalan Simpang Sugihwaras - Pulau Panggung, Kecamatan SDL, Muaraenim. Hasil pendataan sementara, sedikitnya ada empat titik jalan yang longsor, namun satu yang parah hingga sampai putus, sedangkan tiga titik lainnya akibat tertimbun tanah longsor.

Untuk jalan yang putus sepanjang 35 meter dengan kedalaman sekitar 30 meter. Dan ini, diperkirakan akan bertambah terus apalagi musim penghujan diprediksi masih lama.

Untuk sementara, kata Pardhi, langkah-langkah yang akan diambil, adalah membuat jalan sementara terutama untuk motor dan penjalan kaki melalui kebun warga, sedangkan untuk roda empat belum bisa.

Namun jika ingin melintas kendaraan roda empat, sambung Pardhi, bisa melalui jalan alternatif lainnya yakni lewat Simpang Imam (Baturaja) melintas ke Lumut Balai - Pulang Panggung, Muaraenim sepanjang 30 kilometer, dengan kondisi jalan sebagian masih batu krokos dan jalan cukup sempit dan curam, sehingga tidak cocok untuk kendaraan bermuatan berat seperti truk.

Alternatif lain, adalah melalui Kabupaten Lahat yakni dari Kota Agung - Pulau Panggung sekitar 85 km dari kota Lahat.

"Jika dari Lampung bagusnya lewat simpang Imam, kalau dari Lahat lewat dari Kota Agung. Namun untuk kendaraan yang bermuatan berat disarankan melalui Kota Agung - Lahat," ujar Pardhi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved