Tanda-tanda Salat yang Diterima Allah SWT
Sesungguhnya Aku hanya akan menerima salat orang-orang yang merendahkan dirinya karena kebesaran-Ku, menahan dirinya dari hawa nafsu karena Aku
Penulis: Aminudin | Editor: Sudarwan
ALLAH SWT berfirman:
“Sesungguhnya Aku hanya akan menerima salat orang-orang yang merendahkan dirinya karena kebesaran-Ku, menahan dirinya dari hawa nafsu karena Aku, yang mengisi sebagian waktu siangnya untuk berzikir kepada-Ku, yang melazimkan hatinya unuk takut kepada-Ku, yang tidak sombong terhadap makhluk-Ku, yang memberi makan kepada orang yang lapar, yang memberi pakaian kepada orang yang telanjang, yang menyayangi orang yang terkena musibah, yang memberikan perlindungan kepada orang yang terasing. Kelak cahaya itu akan bersinar seperti cahaya matahari. Aku akan berikan cahaya ketika dia kegelapan. Aku akan berikan ilmu ketika dia tidak tahu. Aku akan lindungi dia dengan kebesaran-Ku. Aku akan suruh malaikat menjaganya. Kalau dia berdoa kepada-Ku, Aku akan segera menjawabnya. Kalau dia meminta kepada-Ku, Aku akan segera memenuhi permintaannya. Perum pamaannya di hadapan-Ku seperti perumpaman firdaus.” (Kalimatullah Al-‘Ulya, hlm 264).
- Tanda Pertama: Merendahkan Diri
Para ulama mengatakan: “Kalau saudara sudah berdiri di atas sajadah, sudah mengangkat tangan untuk takbir, ketahuilah bahwa saudara sudah meninggalkan dunia ini. Sudah meninggalkan Indonesia. Sudah meninggalkanplanet bumi ini. Saudara sudah mikraj menghadap Allah SWT. Seperti Rasululah SAW, Anda berada di Sidratul Muntaha.”
Seperti itulah anda ketika melakukan salat. Imam Al-Ghazali, dalam salah satu bukunya, pada Bab “Salat”, menceritakan kisah salah seorang cicit Rasulullah SAW yang bernama Imam Ali Zai nal Abidin. Zayn Al-‘Abidin artinya hiasan orang-orang yang ahli ibadah. Ayahya adalah Husain putra Fathimah, dan Fathimah adalah puteri Rasulullah SAW.
Imam Ali Al-Ghazali bercerita bahwa pada suatu hari orang melihat Imam Ali Zainal Abidin se dang berwudhu dan wajahnya berubah menjadi wajah yang pucat pasi. Tubuhnya gemetar. Ketika dia ditanya: “Apa yang menimpa anda?”
Imam Ali Zainal Abidin menjawab: “Engkau tidak mengetahui di hadapan siapa sebentar lagi aku akan berdiri.”
Ketika berwudhu, Imam Ali Zainal Abidin menyadari bahwa sebentar lagi beliau akan berdiri di hadapan Rabbul ‘Alamin, penguasa alam semesta ini. Karena itu, pada waktu wudhunya saja beliau sudah gemetar, sudah ketakutan, karena sebentar lagi akan menghadap Allah SWT.
- Tanda Kedua: Menahan Nafsu
Orang yang diterima salatnya oleh Allah SWT mampu mengendalikan dirinya dari hawa nafsu. Pada hari kiamat nanti, kata Rasulullah SAW, ada orang-orang yang diistimewakan oleh Allah SWT; dilindungi khusus sebagai orang-orag penting pada hari kiamat. Salah satu di antara orang yang mendapatkan perlindungan ialah orang yang diajak kencan oleh seorang perempuan yang cantik, yang mempunyai pangkat yang tinggi, tapi dia melarikan diri dari ajakannya seraya berkata: “Aku takut keda Allah SWT.” Itulah contoh orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya karena takut kepada-Nya.
- Tanda Ketiga: Banyak Berdzikir
Tanda ketiga, mengisi sebagian siangnya atau memecah-mecah waktu siangnya untuk berdzikir kepada Allah SWT. Kita dianjurkan untuk berdzikir. Dalam Alquranulkarim, kita tidak diperin tahkan unyuk banyak melakukan melakukan amal saleh, tetapi disuruh untuk mlakukan amal sebaik-baiknya.
Alquranulkarim mengatakan: “ … Allah ingin menguji kamu siapa di antara kamu yang paling baik amalannya …” (QS 11:8). Allah akan menguji manusia, siapa yang paling baik amalannya (ahsanu amalan) dan bukan yang paling paling banyak amalannya (aktsaru amalan). Dalam Alquran, dzikir ada yang diperintahkan untuk dilakukan sebanyak-banyaknya. Dan itu adalah “Berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya.”
- Tanda Keempat: Solidaritas Sosial
Tanda-tanda yang lain ialah membiasakan hatinya takut kepada Allah SWT. “Dia tidak sombong kepada makhluk-Ku. Dia memberi makan kepada rang yang lapar. Dia memberi pakaian kepada orang yang telanjang. Dia menyayangi orang yang terkena musiah. Dan dia memberi perlindungan kepada orang yang terasing.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/shalat_20150628_160318.jpg)