Pemerintah Siap Evakuasi Warga Jika Kabut Asap di OKI Memburuk
bukan kapasitasnya untuk menjawab saat ditanya apakah warga OKI perlu atau tidak dievakuasi akibat dampak bencana kabut asap.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG --- Pemerintah pusat tengah menyiapkan langkah evakuasi warga yang wilayahnya terkepung asap di Ogan Komering Ilir.
"Untuk wilayah kita, khususnya di Ogan Komering Ilir sampai saat ini belum ada kasus kesehatan yang berat di 5 Kecamatan yang paling terpapar asap."
"Evakuasi dapat dipertimbangkan bila ditemukan kasus kesehatan berat yang dapat diperparah dengan kondisi asap” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, HM Lubis SKm MKes pada rapat koordinasi persiapan kemungkinan evakuasi warga di lima kecamatan akibat kabut asap di Makodim 0402 OKI, Sabtu. (24/10/2015).
Lubis mengatakan memang ada peningkatan kasus ISPA di OKI selama bulan Oktober, yaitu dari 964 kasus pada minggu I bulan Oktober menjadi 1340 Kasus pada minggu ke 3 bulan Oktober.
Namun tambahnya untuk 5 kecamatan tersebut kasus ISPA yang terjadi cenderung sedikit.
“Di Kecamatan Tulung Selapan 3 kasus, Kecamatan Air Sugihan terdapat 7 kasus, di Kecamatan Cengal 10 kasus, di Kecamatan Sungai Menang 14 kasus, di Puskesmas Air Sugihan Jalur 27 ada 25 kasus, di Kecamatan Pangkalanlampam 21 kasus," paparnya.
Namun begitu Lubis mengatakan, bukan kapasitasnya untuk menjawab saat ditanya apakah warga OKI perlu atau tidak dievakuasi akibat dampak bencana kabut asap.
"Itu bukan kapasitas saya. Itu nanti penilaian hasil pengecekan atau penelitian lapangan," ujarnya.
Danrem 044 Gapo, Kolonel Inf, Tri Winarno selaku Komandan Satgas Bencana Asap Akibat Karhutlah Provinsi Sumsel mengatakan rapat dengan jajaran Pemkab OKI pada hari Minggu (25/10/2015) merupakan langkah antisipasi terburuk jika evakuasi warga korban bencana asap di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
"Evakuasi itu persiapan kalau kemungkinan terburuk. Itu persiapan. Kalau ada kemungkinan terburuk, kita sudah siap” kata Tru saat memimpin rapat.
Menurut pria asal Magelang (Jawa Tengah) ini, ada tiga syarat evakuasi, yaitu apabila dalam sepekan ISPU lebih dari 300, jarak pandang kurang dari 50 meter dan kasus ISPA semakin meningkat.
Lima kecamatan yang paling terpapar asap di Kabupaten OKI antara lain Kecamatan Pangkalanlampam, Kecamatan Air Sugihan, Kecamatan Cengal, Sungai Menang dan Tulung Selapan.
Jika ada kemungkinan evakuasi maka warga dari 5 kecamatan ini akan tampung di gedung-gedung pemerintah yang ada di Kota Kayuagung
Bupati OKI Iskandar SE yang diwakili Asisten II Setda OKI, Ir Mun’in MM mengatakan pemerintah daerah siap apabila ada kemungkinan evakuasi warga.
Beberapa gedung di Kayuagung menurutnya siap difungsikan seperti GOR Biduk Kajang yang memiliki kapasitas 2500 orang, gedung kesenian, lapangan futsal sepucuk serta gedung-gedung pemerintahan yang ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/satgas_20151025_153356.jpg)