Pemerintah Siap Evakuasi Warga Jika Kabut Asap di OKI Memburuk
bukan kapasitasnya untuk menjawab saat ditanya apakah warga OKI perlu atau tidak dievakuasi akibat dampak bencana kabut asap.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Darwin Sepriansyah
“Itu kemungkinan terburuk, namun kita siapkan segala daya upaya apabila evakuasi harus dilakukan” ungkap Mun’in.
Sehari sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukan rapat evaluasi penanggulangan Karhutlah di Kantor BPBD Sumsel, Jum’at (23/10/2015) rapat koordinasi tersebut untuk melakukan persiapan jika terjadi evakuasi warga yang terpapar asap.
Deputi Rehabilitasi Rekonstruksi BNPB, Harmensyah mengatakan, jika terjadi evakuasi warga dalam waktu dekat dibutuhkan lokasi yang aman dan nyaman untuk warga mengungsi. Oleh sebab itu perlu dikoordinasikan dengan pemda terkait.
"Kalau mau dievakuasi lokasinya di mana? Apa di gedung, di kantor. Makanya kita koordinasi dengan Pemda," ujarnya.
Menurutnya, melalui hasil evaluasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) cenderung menurun diangka 191.
"Jadi jika masih di atasi dengan masker maka kita dorong menggunakan masker," katanya.
Sementara Komandan Sub Satgas Darat Letkol Inf Wahyu HS mengatakan, terjadi pergeseran pasukan tim penangulangan kebakaran satgas darat.
Menurut Wahyu, pada hari Kamis lalu, pasukan darat tidak melakukan pemadaman. Akibat tidak ditemukan perluasan api di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi ini berbading lurus dengan turunnya angka ISPU.
"Kita hari ini (Minggu) tidak padamkan api. Karena memang tidak ditemukan api," katanya. (Abdul Hafiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/satgas_20151025_153356.jpg)