Brigadir BM Lepas CD dan Pamer Kemaluan saat Lihat Wanita 19 Tahun Ini

"Yang bersangkutan memang benar oknum Polisi yang bertugas di Polsekta Talang Kelapa Polres Banyuasin, dan pihak kita masih mendalami kasus tersebut,"

Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Endang, Evi dan Hany ketiga korban saat mendatangi Polsekta Sukarami Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantaran nekat berbuat cabul serta bergelagak mencurigakan di sebuah perkampungan yang berada di Jalan Letjen Harus Sohar Lorong Santoso Rt 32/6 Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang, seorang oknum polisi berpangkat Brigadir berinisial BM akhirnya diamankan warga, Minggu (2/8/2015) sekitar pukul 11.00.

Betapa mengejutkan, saat diamankan dan dilakukan interogasi oleh warga setempat, diketahui oknum polisi yang bertugas di Polsek Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin itu, diduga merupakan pelaku begal serta penembakan terhadap korban Evi (35) dan Endang (34) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Mengetahui hal itu, seketika warga yang saat itu tengah berkumpul dalam acara hajatan pun langsung naik pitam dan beramai-ramai menghamiki Brigadir BM hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan pihak kepolisian Polsekta Sukarami Palembang.

"Pas diintrogasi itu, saya kebetulan melihat langsung dan saat itulah saya ingat jika dia (Brigadir BM-red) adalah orang yang telah menembak saya beberapa waktu lalu," jelas Endang saat ditemui di Polsekta Sukarami Palembang.

Baca Juga: Disangka Cabul, SP:Saya Hanya Cium Saja, tapi Diminta Bayar Rp50 Juta

Setelah mengetahui hal itu, dikatakan Endang, ia pun langsung memberi tahu kepada warga yang lain. Sehingga warga yang saat itu tengah berkumpul pun langsung menghakimi Brigadir BM secara beramai-rami.

"Saya dapat mengingat dia lantaran saat kejadian itu, saya sempat melihat wajahnya secara langsung sebelum akhirnya kabur bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor," terangnya.

Diceritakan Endang, peristiwa penembakan yang dialaminya itu terjadi kurang lebih dua minggu sebelum bulan Ramadan tepatnya hari Minggu usai Magrib di kawasan Auri tidak jauh dari tempay Pompa air.

"Saat itu saya hendak membeli bakso bersama suami dengan menggunakan sepeda motor Yamaha X-Ride dengan melintas di lokasi kejadian, tapi tiba-tiba saja langsung dikejar pelaku bersama seorang rekannya dan menghadang yang langsung hendak mencabut kunci," jelasnya.

Namun saat itu, dikatakan Endang, pelaku kalah cepat dengan suaminya sehingga pelaku tidak berhasil mengambil kunci sepeda motor miliknya.

Dan setelah hal itu, pelaku pun langsung mengeluarkan pistol dan menembakkan ke arah suaminya akan tetapi tembakan itu meleset sehingga tidak mengenai suaminya.

"Setelah tembakan pertama tida kena, dia langsung mengeluarkan tembakan lagi dan tepat mengenai paha sebelah kanan saya hingga tembus ke paha kiri," ungkapnya.

Usai kejadian itu, masih dikatan Endang, pelaku pun langsung kabur melarikan diri bersama seorang rekannya tanpa berhasil membawa sepeda motor miliknya.

"Setelah kejadian itu, saya masih sempat pulang dulu dan satelah pulang, saya baru dibawa ke RS Myria Palembang," tuturnya.

Sementara itu, menurut keterangan Evi yang juga merupakan tetangga Endang, mengatakan, ia juga telah menjadi korban perampokan disertai pembacokan yang menurutnya dilakukan Brigadir BM. Dan menurutnya, kejadian itu terjadi pada tanggal 12/12/2014 sekitar pukul 15.30.

Sumber:
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved