Disangka Cabul, SP:Saya Hanya Cium Saja, tapi Diminta Bayar Rp50 Juta
"Sudah janjian sama bapaknya mau nganter BD pulang dan ketemuan di Jalan Swakarya
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantaran telah melakukan pencabulan terhadap siswi SMP kelas 2 berinisal BD (14), membuat seorang anak punk yakni Saputra Wijaya (18) harus berurusan dengan pihak kepolisian dan merasakan jeruji besi Polresta Palembang.
Warga Sukabangun II Lorong Tembusan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (30/7) sekitar pukul 12.00, diamankan ke Polresta Palembang.
Saat diperiksa Saputra mengaku, kejadian yang dialaminya bermula saat ia berkenalan dengan korban selama satu bulan terakhir.
Lalu berkomunikasi via telepon dan Short Massage Service (SMS).
Kemudian, pada Kamis (30/7) tersangka mengajak korban untuk bertemu di Kambang Iwak Family (KIF) Park, setelah korban pulang sekolah.
"Setelah bertemu, dia ku ajak ke rumah dari jam 12 sampe jam 02.00, Di rumah dia cuma kucium saja selain itu tidak saya apa-apakan pak," ungkapnya.
Setelah berduaan, lanjut pria putus sekolah SMP ini, dirinya langsung mengajak korban pulang namun pacarnya menolak dan kemudian diajak tersangka ke RS Bhayangkara untuk membesuk ibu teman tersangka.
Baru kemudian, siang harinya, Jumat (31/7/2015) sekitar pukul 14.00. Korban ditelpon ayahnya untuk dijemput pulang.
"Sudah janjian sama bapaknya mau nganter BD pulang dan ketemuan di Jalan Swakarya, Kecamatan Sukarame.
Pas ketemuan disana saya langsung diajak bapaknya ke rumahnya di Jalan Sosial, pas dari rumahnya saya dibawa ke Polresta.
Katanya saya melarikan anak gadisnya. Kalo saya mau bebas siapkan duit Rp 50 juta,"ungkapnya.
Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto melalui Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi membenarkan adanya tersangka cabul tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/saputra-18-ketika-diamankan-ke-polresta-palembang1_20150802_210614.jpg)