Pasokan Daging Sapi di Ogan Ilir Berkurang Drastis

Di Pasar Indralaya pedagang daging sapi yang menjual daging biasanya terdiri dari 3-4 lapak, kini hanya tinggal 1-2 lapak saja.

Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPOKU.COM.COM
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Lebaran Idul Adha atau hari raya kurban masih tiga pekan lagi. Namun, pasokan daging sapi sepertinya sudah berkurang. Ini terbukti sudah seminggu terakhir daging sapi nyaris menghilang di Pasar Indralaya.

Dari pantauan di lapangan, di Pasar Indralaya pedagang daging sapi yang menjual daging biasanya terdiri dari 3-4 lapak, kini hanya tinggal 1-2 lapak saja. Itupun daging yang dijual dalam jumlah sedikit.

Diakui oleh Muh (45), seorang pedagang daging sapi di Pasar Indralaya, sudah seminggu terakhir sulit untuk mendapatkan daging sapi, kalaupun ada hanya sedikit. "Memang sekarang sapi yang mau dipotong itu tidak ada, jadi kami agak kesulitan. Paling kami hanya kebagian berapa kilo,” ujarnya, Senin (8/9/2014) kepada Sripoku.com.

Hal senada juga dilontarkan Maria. Ibu muda pengusaha kantin ini mengakui sudah seminggu terakhir daging sapi yang di jual di Pasar Indralaya hampir tidak ada. Namun demikian harganya masih stabil. “Sudah seminggu ini daging sapi di Pasar Indralaya berkurang, kalaupun ada hanya sedikit," ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir melalui Kabid Agribisnis dan Kesehatan Hewan Amran, SP saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan. Namun menurutnya, kalaupun memang kenyataannya daging sapi di pasaran berkurang dari biasanya itu hal yang lumrah.

“Karena pasokan daging sapi segar di pasaran dilihat juga dari banyaknya permintaan dari konsumen atau pembeli,” ujarnya.

Ditambahkan Amran, untuk kebutuhan sapi di Kabupaten OI tidak merasa kekurangan, karena mempunyai pasar hewan di Tanjung Raja, bahkan menjelang lebaran juga hari-hari biasa.

"Jadi kalo kita dibilang kurang tidak, soalnya kita banyak sapi apalagi kita ada pasar khusus yaitu pasar hewan," ujar Amran.

Ditambahkan juga oleh Amran, kalau memang daging sapi sedikit berkurang di pasaran, namun harganya tetap yakni perkilonya mencapai Rp 100 ribu.

Masih kata Amran, berkurangnya pasokan daging sapi di pasaran sekarang, mungkin bagian potong hewan memang sudah mengurangi, karena hewan sapi yang ada akan digunakan untuk kepentingan kurban pada lebaran Idul Adha nanti. "Mungkin saja karena sebentar lagi lebaran haji, jadi sapi yang ada memang di stok untuk kebutuhan Qurban,” katanya.

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved