Pemilu Legislatif

Cici Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat Muba

Menjadi salah satu srikandi diantara 75 calon anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019, sudah bulat tekad Kartika Sandra Desi memperjuangkan

Cici Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat Muba
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kartika Sandra Desi, Caleg Gerindra yang dipastikan duduk di DPRD Sumsel priode 2014-2019.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjadi salah satu srikandi diantara 75 calon anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019, sudah bulat tekad Kartika Sandra Desi memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Caleg perempuan dari Partai Gerindra ini secara resmi diumumkan penetapan kursinya berhasil lolos ke DPRD Sumsel dari Dapil Sumsel IX Kabupaten Musi Banyuasin oleh KPU Sumsel, Senin (12/5) malam.

"Alhamdulillah sudah penetapan KPU semalam, sudah tenang. Kalau Dapil IX di Muba ini tidak ada indikasi yang katanya digoyang. Karena untuk saling kejar itu jauh-jauh angkanya," ungkap Kartika Sandra Desi saat dibincangi di kediamannya Jl Tulip, Maskarebet Palembang, Selasa (13/5/2014).

Saat disambangi di kediamannya, wanita kelahiran Bayunglencir (Muba) 26 September 1978 langsung membuka pembicaraannya yang sempat gagal melenggang saat nyaleg 2009.

"Aku dulu sudah pernah nyaleg untuk DPRD Sumsel tahun 2009. Waktu itu sempat nyalon nomor urut 4 dan dengan perolehan suara peringkat kedua di Gerindra. Bedanyo waktu itu kan Kabupaten Muba dan Banyuasin masih bergabung. Waktu itu hanya satu kursi," ungkap Ibu dua anak buah pernikahannya dengan Syahrial.

Meski belum terpilih waktu itu tidak membuat kapok Cic, nama panggilannya.

"Aku tetap berjuang di partai Gerindra. Tetap berharap Prabowo jadi Presiden RI," ujar Cici.

Alumni FH Universitas Syakyakirti Palembang mengaku motivasinya tetap bertahan berjuang di partai karena ingin mewujudkan cita-citanya.

"Saya akan memperjuangkan tempat kami di Muba yang banyak masalah lahan dan memperjuangkan pemekaran kabupaten (Muba Timur).

Banyak masalah lahan tidak selesai. Banyak penggusuran PT-PT. Lahan yang ditempati warga kebanyakan Hutan Kawasan. Harapan kita dibebaskan, biar warga bisa memanfaatkannya dan memiliki kejelasan hukum untuk tempat tinggal. Jangan sudah bertahun-tahun, digusur. Saya tertarik bisa terjun di komisi yang memperjuangkan itu," tutur Cici yang menjabat Bendahara DPC Partai Gerindra Muba.

Komisaris PT Bintang (kontraktor perkebunan, suplaier) mengaku setelah nantinya dilantik dirinya akan fokus di dewan, meski tetap melakukan aktivitas biasa.

"Untuk usaha tetap seperti biasa, ditinggalkan tuh idak. Paling memantau. Kita fokus ke dewan memperjuangkan aspirasi konstituen," katanya.

Menurutnya, untuk lifestyle Insya Allah tidak akan berubah. Selama ini ruang lingkup ia bekerja berhubungan dengan Kadis, Bupati, sehingga sudah terbiasa.

Cici mengaku terhadap konstituennya, selama ini tidak pernah ada janji-janji. Ia hanya menjalankan pesan keluarganya untuk ringan tangan membantu orang.

"Apa yang bisa dibantu, dibantu khususnya untuk rakyat Muba. Aku hanya terucap untuk memperjuangkan itu, karena memang kita asli kelahiran sana. Kalau aku ada di beberapa tempat ada yang per-peran. Dak usah ngoceh, berapa nak bayar satu kepala. Kujawab, kalau nak duit, aku belum duduk. Kalau kamu percaya dan ada manfaatnya, pilih aku," kata Cici yang juga menjabat Bendahara PMI Muba.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved