Dua Menit, Uang PNPM Rp 65 Juta Disikat Penjahat

Hanya dalam waktu dua menit berhasil menyikat uang tunai Rp 65 juta dana PNPM Mandiri dari dalam sebuah mobil.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Aksi penjahat dongkel pintu mobil betul betul professional. Hanya dalam waktu dua menit berhasil menyikat uang tunai Rp 65 juta dana PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri pedesaan dari dalam mobil Kijang LGX yang diparkir di depan Studio oto Adiwarna, Baturaja, Jumat (11/10/2013).

Informasi dilapangan menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pukul 11.00 di Jalan A Yani tepatnya sekitar Toko Foto Studio Adiwarna Baturaja. Saat ini mobil Kijang LGX BG 1666 FA warna silver yang membawa pengurus PNPM atas nama Muhammad Ramadhon, warga Batumarta Unit I Kecamatan Lubukraja dan rombongan sedang diparkir karena sopir dan penumpang mau ada keperluan di studio foto cukup terkenal di Kota Baturaja.

Hanya dalam hitungan menit penjahat yang mengendaraai sepeda moto berbonceng dua itu menyambar uang dana PNPM Mandiri yang disimpan di dalam mobil yang sedang ditinggal pergi. Saat itu semua penumpang turun dari mobil kemungkinan untuk berfoto. Kesempatan itu dimanfaatkan dua pelaku untuk mendongkel kunci pintu mobil dengan menggunakan kunci T.

Secepat kilat pelaku menyambar uang dana PnPM yang baru dicairkan oleh pengurus PNPM Batumarta tersebut. Menurut informasi, uang tersebut dari diambil oleh pengurus PNPM Batumarta dari dalah satu Bank Pemerintah di Pasar Atas Baturaja.

Kapolres OKU AKBP Mulyadi SiK melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zulkarnain SIk didampingi Kanit Pidum Iptu Yuliko Saputra SH membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Kapolres, modus operandi yang dilakukan para pelaku dengan cara menabur paku ranjau di jalanan yang akan dilintas oleh mobil korban yang membawa dana PNP Mandiri.

Diduga kuat pelaku sudah membuntuti korban sejak dari bank saat mencairkan dana. Saat melintas dijalan yang sudah dipasangi jebakan paku itu ternyata mobil kijang LGX yang ditumpangi Mahamad Ramadhan masuk dalam perangkap. Akibatnya ban mobil gembos selanjutnya kendaraan berhenti untuk mengganti ban yang pecah. Namun saat itu penumpang mobil tetap berada di dalam mobil sehingga pelaku tidak bisa melakukan aksinya. Saat tiba di depan studio foto semua penumpang mobil turun dan kesempatan itu langsung dimanfaatkan pelaku untuk mencuri dana PNPM yang ditinggal di dalam mobil.

Hanya dalam hitungan menit uang yang ada didalam mobil berpindah tangan dan pelaku yang menunggu dimotor vixsion langsung menghampiri temannya yang sudah menggondol uang dan tancap gas.

Kapolres OKU menegaskan langkah langkah yang dilakukan polisi sudah mengamankan barang bukti berupa CCTV dari Studio Foto Adiwarna, kemudian melakukan pemblokiran dan merazia tempat tempat yang diperkirakan menjadi tempat persembunyian pelaku. Polisi juga sudah membentuk tim untuk mengungkap kasus ini.

Berdasarkan catatan Sripoku.com kasus kejahatan terhadap uang dana PNPM Mandiri sudah terjadi tiga kali. Umumnya pelaku mengincar korban yang akan membawa dana ke pedesaan tanpa pengawalan.

Kapolres juga menghimbau agar warga yang akan mengambil uang dalam jumlah banyak agar jangan segan segan minta bantuan pengawalan polisi. Polisi akan mengawal tanpa dipungut bayaran.

Tags
PNPM
OKU
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved