Menonton Aktor Drama BBM

Bukan Indonesia jika panggung nasional tidak menyuguhkan tontonan

Tayang:
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
zoom-inlihat foto Menonton Aktor Drama BBM
Sripo/Dok
Joko Siswanto Dosen FISIP UNSRI

Nasi sudah menjadi bubur, masa lalu sudahlah biar berlalu tetapi semua aktor harus mau belajar dan membenahi diri. Pemerintah dan DPR sebagai aktor utama sekaligus sutradara kalau memang ingin bekerja sungguh-sungguh demi kesejahteraan rakyat harus mempunyai keberanian menyelesaikan pada akar masalah yang ada di hulu bukan yang ada di hilir. Tata ulang atau tinjau ulang dalam mengelola dan mengolah semua kekayaan alam dari perut bumi yang bekerja sama dengan pihak asing, Jika pemerintah berani menata di hulu, so pasti rakyat tidak diminta akan mendukung penuh langkah pemerintah dan rela berkorban demi martabat bangsa dan nasionalisme. Namun jika pemerintah hanya menangani di hilir, maka soal BBM akan terus menerus diombang-ambingkan dan dipermainkan harga pasar oleh asing. Dan drama BBM akan kembali bermain. Unjuk rasa akan kembali digelar dan akhirnya rakyat menjadi korban. Inginkah peristiwa serupa selau berulang-ulang dengan korban rakyatnya sendiri? Mohon direnungkan, Pemerintah akan pro rakyat atau pro asing. Tanyalah rumput yang bergoyang. Terimakasih.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved