Sering Dikonsumsi Buat Sayuran Ataupun Lalapan, Ini 7 Manfaat Tak terduga Dari Jantung Pisang

Jantung pisang merupakan bagian dari bunga pisang yang berwarna merah keunguan.

Editor: ewis herwis
SRIPOKU.COM/HERWIS
Jantung pisang 

SRIPOKU.COM --- Pisang sudah sangat populer sebagai buah yang bermanfaat bagi kesehatan.

Buah berwarna kuning itu kaya akan kalium, vitamin A dan C, magnesium, dan nutrisi lainnya yang penting untuk tubuh.

Tak hanya buahnya, jantung pisang pun ternyata tak kalah menyehatkan.

Jantung pisang merupakan bagian dari bunga pisang yang berwarna merah keunguan.

Meski sudah sering dikonsumsi sebagai sayuran, banyak orang tak tahu manfaat jantung pisang bagi kesehatan.

Nah, untuk lebih mengetahuinya, berikut 7 manfaat jantung pisang bagi kesehatan seperti dikutip dari Boldsky.com.

Tak Melulu Soal Fisik, Ini Kriteria Perempuan Yang Dipilih Pria Untuk Berselingkuh

Jadi Momok Menakutkan, Berikut 5 Fakta Kanker Prostat Yang Diidap Oleh Arswendo Atmowiloto

Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Prostat

Ilustrasi Jantung pisang
Ilustrasi Jantung pisang (SRIPOKU.COM/HERWIS)

1. Mengatasi anemia

Jantung pisang kaya akan zat besi yang merupakan mineral utama untuk meningkatkan produksi sel darah merah.

Dengan makan jantung pisang, bisa membantu mengatasi anemia atau kekurangan sel darah merah.

2. Mengatasi haid tidak teratur

Makan jantung pisang dipercaya dapar memperlancar siklus menstruasi dengan cara mengatur hormon-hormon di dalam tubuh.

Selain itu juga dapat mengatasi perdarahan berlebihan dan nyeri panggul yang kadang terjadi saat menstruasi bagi beberapa wanita.

Emosi Sering Tak Terkontrol, Coba Lakukan Hal Berikut Ini Sebelum Berinteraksi Dengan Anak

Anak Pertama Lebih Berisiko Terkena Penyakit Yang Berhubungan Dengan Stres, Inilah Penjelasannya

5 Penyebab Anak Menjadi Nakal, Karena Sikap Orangtuanya

3. Meningkatkan produksi ASI

Kandungan nutrisi tertentu dalam jantung pisang juga dipercaya dapat merangsang payudara mengeluarkan air susu bagi ibu yang baru melahirkan.

Hal ini dapat meningkatkan produksi air susu ibu lebih banyak untuk bayi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved