Satgas Pangan Polresta Palembang Temukan Harga Bawang Putih Naik Rp 80 Ribu Per Kg, HET Rp 35 Ribu

Satgas Pangan Polresta Palembang Temukan Harga Bawang Putih Melambung Rp 80 Ribu Per Kg, HET Rp 35 Ribu

Satgas Pangan Polresta Palembang Temukan Harga Bawang Putih Naik Rp 80 Ribu Per Kg, HET Rp 35 Ribu
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Satgas Pangan Polresta Palembang dipimpin Kanit Pidsus Iptu Harry Dinar didampingi Kapolsek SU 1, Kompol Mayestika, ketika memantau 3 pasar di kota Palembang untuk mengetahui stabilitas harga pangan, Kamis (2/5/2019). 

Satgas Pangan Polresta Palembang Temukan Harga Bawang Putih Melambung Rp 80 Ribu Per Kg, HET Rp 35 Ribu

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polresta Palembang yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, Iptu Harry Dinar menyasar tiga pasar di Kota Palembang yakni pasar Jakabaring, pasar Plaju dan Lemabang.

Ini guna menjaga stabilitas harga pangan menyambut datangnya bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

"Selain menjaga stabilitas harga, kita ingin mencegah peredaran bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi atau mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan manusia," ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah melalui Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, Iptu Harry Dinar, Kamis (2/5/2019).

Oleh karena itu, Polresta Palembang melibatkan beberapa instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Pangan, Dinas Pertenakan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Bulog, Dinas Perdagangan, PD Pasar Plaju, PD Pasar Jakabaring, PD Pasar Lemabang.

Selain itu, Satgas Pangan Polresta Palembang juga berupaya mencegah terjadinya praktik penimbunan bahan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan menghadapi Lebaran Idul Fitri 2019.

Menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, seperti tahun-tahun sebelumnya terjadi peningkatan permintaan bahan pangan.

Peningkatan permintaan bahan pangan perlu diantisipasi terjadinya kenaikan harga di luar batas kewajaran dan beredarnya produk yang kedaluwarsa dan tidak memiliki izin edar, serta mengandung bahan kimia berbahaya.

Untuk mengantisipasi berbagai permasalahan tersebut, petugas Satgas Pangan menggandeng sejumlah instansi terkait termasuk pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan operasi pengawasan dan
penertiban.

"Jika dalam operasi pengawasan dan penertiban itu ditemukan pedagang yang menaikkan harga di luar batas kewajaran dan mengedarkan bahan pangan yang tidak layak dikonsumsi, kita akan melakukan penyitaan barangnya dan memproses pedagangnya sesuai dengan ketentuan hukum dan UU Perlindungan Konsumen," kata Harry didampingi Kapolsek SU I, Palembang, Kompol Mayestika.

Dalam satgas pangan Polresta Palembang pihaknya menemukan adanya lonjakan harga bawang putih yang signifikan dan tim satgas pangan akan mencari tahu faktor penyebab terjadinya kenaikan harga bawang putih tersebut.

"Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang di wilayah kita harusnya hanya Rp 35 ribu, namun temuan kita harganya melambung tinggi mencapai Rp 80 ribu per kgnya. Hal inilah yang akan kita cari tahu apa yang mempengaruhi terjadinya kenaikan tersebut," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved