Gubernur Sumsel Herman Deru : Tidak Puas Dengan Layanan Publik, Laporkan ke Ombudsman

H Herman Deru memberikan apresiasi atas diresmikannya Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel yang terletak di Jalan Radio

Gubernur Sumsel Herman Deru : Tidak Puas Dengan Layanan Publik, Laporkan ke Ombudsman
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua Ombudsman RI Prof Amzulian Rifai yang menghadiri acara peresmian Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel yang terletak di Jalan Radio, 20 ilir Palembang, Kamis (14/3/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru memberikan apresiasi atas diresmikannya Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel yang terletak di Jalan Radio, 20 ilir Palembang, Kamis (14/3/2019).

Dengan adanya gedung Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Sumsel tersebut, Ia berharap masyarakat Sumsel dapat banyak mengetahui apa peran dari Ombudsman.

“Saya baik selaku pribadi maupun sebagai pemimpin di daerah ini, berharap setelah ada kantor ini diresmikan, tentu masyarakat banyak tau apa peran ombudsman,” ungkapnya.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Sambut Presiden Jokowi di Babel, Tinjau KEK Tanjung Kelayang

Pizza Hut Delivery (PHD) Segera Buka Outlet di Demang Lebar Daun, Cabang ke 11 di Palembang

Segera Hadir di Indonesia HP Lipat Seharga 37 Juta Rupiah, Cek Kelebihan Huawei Mate X di Sini

Oppo Seri F11 Resmi Diluncurkan di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya di Sini

Kehadiran Ombudsman RI ini menurutnya, mampu menjembatani antara masyarakat dan penyelenggara publik di daerah dalam hal menerima penyampaian berbagai keluhan yang dirasakan oleh masyarakat terkait dalam kinerja pelayanan.

“Saran Saya bukalah pintu kantor ini seluas luasnya untuk menerima keluhan masyarakat, Pastikan tidak ada Kesalahan administrasi maupun pelayanan, Saya menghimbau ramah-ramahlah dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Sementara Ketua Ombudsman RI Prof. Amzulian Rivai, S.H LLM, Ph.D menegaskan, pelayanan publik garda terdepannya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan Ombudsman salah satu tugasnya adalah memastikan bahwa birokrasi berjalan dengan baik atau yang lebih dikenal dengan good governance.

Dia berharap lembaga ini dapat menekan terjadinya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme di dalam layanan publik di suatu daerah.

BREAKING NEWS : Kas Hartadi Kembali ke Palembang Menjadi Pelatih Kepala Sriwjaya FC

Pasok Narkoba Sabu-sabu ke Tulung Selapan OKI, Warga Kertapati Ini Dapatkan Upah Sebesar Rp 40 juta

Pasca Akui Operasi Plastik, Lucinta Luna Mengaku Datang Bulan dengan Hotman Paris, Setiap Tanggal 5?

Jenguk Vanessa Angel di Rutan, Feby Febiola Prihatin dan Sedih, Ternyata Begini Keadaannya Sekarang!

"Ketika negara dengan pelayanan publiknya baik dapat dipastikan tingkat korupsinya rendah, sebaliknya negara yang tingkat korupsinya tinggi pasti pelayanan publiknya tidak baik. Kita semua berdoa semoga daerah kita bisa menjadi lebih baik dalam hal pelayanan,” tuturnya.

Dia menambahkan Ombudsman merupakan jembatan masyarajat untuk bicara mengenai pelayanan publik. Di Indonesia masih banyak yang diskriminatif dalam memberikan layanan publik seperti pungutan liar.

"Nah Ombudsman salah satu tugasnya adalah memastikan bahwa birokrasi berjalan dengan baik atau yang lebih dikenal dengan good governance,” pungkasnya.

Hadir pula dalam kesempatan ini, Sekjen Ombudsman RI Dr. Suganda Pandapotan Pasaribu, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Sumsel M. Adrian Agustiansyah S.H., M. Hum, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Askolani.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved