Parpol Australia Diretas

Parpol Australia Diretas Pihak Asing Jelang Pemilu

Panasnya suhu politik menjelang pemilihan umum mewarnai hampir setiap negara baik pemilu kepala negara maupun untuk legislatif.

Parpol Australia Diretas Pihak Asing Jelang Pemilu
(AFP/Mark Graham)
Morrison terpilih sebagai perdana menteri baru Australia pada Jumat (24/8/2018). 

Parpol Australia Diretas Pihak Asing Jelang Pemilu

SRIPOKU.COM, CANBERRA -- Panasnya suhu politik menjelang pemilihan umum mewarnai hampir setiap negara baik pemilu kepala negara maupun untuk legislatif.

Tidak terkecuali Pemerintah Australia menyebut ada negara asing yang meretas partai-partai politik utama dan parlemen, beberapa pekan sebelum pemilihan.

Ilustrasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilu  di Indonesia.
Ilustrasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilu di Indonesia. (istimewa)

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, jaringan beberapa partai politik seperti Liberal, Buruh, dan Nasional telah terpengaruh oleh peretasan.

"Pakar dunia maya kami yakin ada aktor negara yang canggih bertanggung jawab atas aktivitas jahat ini," katanya, Senin (18/2/2019), seperti diwartakan kantor berita AFP.

"Agen keamanan kami mendeteksi aktivitas ini dan bertindak tegas untuk menghadapinya," lanjutnya.

"Mereka mengamankan sistem ini dan melindungi pengguna," imbuhnya.

Awal bulan ini, pihak berwenang melaporkan adanya insiden berkaitan keamanan jaringan komputasi parlementer.

Aktivitas mencurigakan itu memaksa pengguna, termasuk PM dan kabinet, untuk mengubah kata sandi dan mengambil tindakan keamanan lainnya.

Direktorat Sinyal Australia mengonfirmasi, pihaknya kini bekerja sama dengan parlemen untuk mengatasi serangan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Salman Rasyidin
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved